BEI Audit Optima, Penyelesaian 122 Nasabah Ditunda
Kamis, 22/07/2010 11:40 WIB
(ilustrasi foto: dok detikFinance)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan proses audit atas PT Optima Securities dalam minggu ke depan. Untuk itu, proses clear and clear 122 nasabah sementara ditunda.
"Kita masuk batch 4 itu, dari 262 yang masuk 140 sudah dibayar (clear and clean). Sisanya kan 122, kita hold karena kita lakukan audit posisi keuangan," terang Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di gedung BEI, SCBD, Jakarta Kamis (22/7/2010).
Ia menambahkan, otoritas bursa memulai penelusan terkait posisi piutang dan utang dari Optima. Ini penting sebagai gambaran keuangan perusahaan. Uriep memasang target, dalam 2 minggu ke depan proses audit akan rampung.
"Ini bagian dari posisi keuangan. Kami ingin dalam dua minggu," jelasnya.
Audit perusahaan, lanjutnya, juga menjadi bagian dari keinginan BEI agar manajemen Optima bisa menambah modal agar penyelesaian dana nasabah yang tersangkut tidak berlarut-larut.
"Iya, itu jadi satu bagian. Kita lihat posisi piutang dalam accpunt reservable mereka yang hingga kini tercatat Rp 400 miliar," ucap Uriep.
Hingga kini, masih terdapat 139 account nasabah yang terdaftar di Optima yang belum melaporkan dananya. Nilainya mencapai Rp 21 miliar.
"Kita terus tunggu, mereka yang ajukan klaim. Bisa saja mereka tidak klaim, karena out lot karena nilainya minimum. Atau miliki piutang di Optima," imbuhnya.
(wep/dro)
"Kita masuk batch 4 itu, dari 262 yang masuk 140 sudah dibayar (clear and clean). Sisanya kan 122, kita hold karena kita lakukan audit posisi keuangan," terang Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di gedung BEI, SCBD, Jakarta Kamis (22/7/2010).
Ia menambahkan, otoritas bursa memulai penelusan terkait posisi piutang dan utang dari Optima. Ini penting sebagai gambaran keuangan perusahaan. Uriep memasang target, dalam 2 minggu ke depan proses audit akan rampung.
"Ini bagian dari posisi keuangan. Kami ingin dalam dua minggu," jelasnya.
Audit perusahaan, lanjutnya, juga menjadi bagian dari keinginan BEI agar manajemen Optima bisa menambah modal agar penyelesaian dana nasabah yang tersangkut tidak berlarut-larut.
"Iya, itu jadi satu bagian. Kita lihat posisi piutang dalam accpunt reservable mereka yang hingga kini tercatat Rp 400 miliar," ucap Uriep.
Hingga kini, masih terdapat 139 account nasabah yang terdaftar di Optima yang belum melaporkan dananya. Nilainya mencapai Rp 21 miliar.
"Kita terus tunggu, mereka yang ajukan klaim. Bisa saja mereka tidak klaim, karena out lot karena nilainya minimum. Atau miliki piutang di Optima," imbuhnya.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
