Bank Mandiri Siap Terbitkan 2,4 Miliar Saham Baru
Selasa, 27/07/2010 17:14 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana melepas 2,4 miliar saham baru melalui penawaran saham terbatas (rights issue). Rights issue tersebut diharapkan dapat digelar pada Desember 2010.
"Dalam rights issue nanti adalah sebanyak 2,4 miliar lembar saham yang dilepas. Jumlah saham tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah yang ingin menjaga kepemilikan di angka minimal 60% setelah pelaksanaan rights issue," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/07/2010).
Ia menuturkan, dengan adanya rights issue itu maka susunan kepemilikan saham pemerintah akan menjadi 60% dimana saat ini 66,7% dan publik sebesar 40% yang saat ini sebesar 33%.
Zulkifli mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan right issue tersebut dikarenakan dalam beberapa tahun terakhir ini rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Mandiri terus menurun.
"Target kredit kami 22%, untuk ekspansi itu kami butuh dukungan modal yang kuat melalui rights issue ini," kata Zulkifli.
Menurut Zulkifli, sebelum adanya rights issue, CAR Bank Mandiri 2010 13,14%, 2011 sebesar 11,98%, 2012 sebesar 11,83%, 2013 sebesar 11,57%, dan 2014 sebesar 12%.
Jika dengan dilakukan rights issue, CAR 2010 akan mencapai 16,24%, 2011 mencapai 11,98%, 2012 sebesar 14,22%, 2013 sebesar 14,12%, dan CAR 2014 sebesar 13,99%.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, jika DPR telah memberikan restu sebelum September 2010, pelaksanaan rights issue Mandiri bisa terlaksana pada pekan pertama Desember 2010.
"Proses rights issue ini secara keseluruhan membutuhkan waktu sekitar 135 hari," tambahnya.
Saat ini, dari Juli 2010 hingga September 2010, lanjut Zulkifli, bank pelat merah itu akan mengadakan profesi penunjang, finansial audit, dan proses legal due dilligence.
"Jika DPR setuju maka bisa langsung diteruskan proses ke Bapepam dan BEI juga untuk proses pricing di bulan Oktober hingga awal November 2010," tukasnya.
(dru/ang)
"Dalam rights issue nanti adalah sebanyak 2,4 miliar lembar saham yang dilepas. Jumlah saham tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah yang ingin menjaga kepemilikan di angka minimal 60% setelah pelaksanaan rights issue," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/07/2010).
Ia menuturkan, dengan adanya rights issue itu maka susunan kepemilikan saham pemerintah akan menjadi 60% dimana saat ini 66,7% dan publik sebesar 40% yang saat ini sebesar 33%.
Zulkifli mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan right issue tersebut dikarenakan dalam beberapa tahun terakhir ini rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Mandiri terus menurun.
"Target kredit kami 22%, untuk ekspansi itu kami butuh dukungan modal yang kuat melalui rights issue ini," kata Zulkifli.
Menurut Zulkifli, sebelum adanya rights issue, CAR Bank Mandiri 2010 13,14%, 2011 sebesar 11,98%, 2012 sebesar 11,83%, 2013 sebesar 11,57%, dan 2014 sebesar 12%.
Jika dengan dilakukan rights issue, CAR 2010 akan mencapai 16,24%, 2011 mencapai 11,98%, 2012 sebesar 14,22%, 2013 sebesar 14,12%, dan CAR 2014 sebesar 13,99%.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, jika DPR telah memberikan restu sebelum September 2010, pelaksanaan rights issue Mandiri bisa terlaksana pada pekan pertama Desember 2010.
"Proses rights issue ini secara keseluruhan membutuhkan waktu sekitar 135 hari," tambahnya.
Saat ini, dari Juli 2010 hingga September 2010, lanjut Zulkifli, bank pelat merah itu akan mengadakan profesi penunjang, finansial audit, dan proses legal due dilligence.
"Jika DPR setuju maka bisa langsung diteruskan proses ke Bapepam dan BEI juga untuk proses pricing di bulan Oktober hingga awal November 2010," tukasnya.
(dru/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
