Semester I-2010
BCA Catat Laba Rp 3,98 Triliun
Kamis, 29/07/2010 17:11 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat kenaikan laba bersih Rp 3,981 triliun pada semester-I 2010, naik 20,5% dari posisi sebelumnya, Rp 3,303 triliun. Hal ini disebabkan oleh tingginya pertumbuhan kredit yang terjadi hingga Juni 2010.
Demikian disampaikan Presiden Direktur BBCA, DE Setijoso dalam paparan publik di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Kamis (29/7/2010).
Pendapatan bunga justru menurun 21,7%, menjadi Rp 5,858 triliun dari posisi sebelumnya Rp 7,479 triliun. Sementara pendapatan non bunga meningkat hingga 67,2% dari Rp 2,335 triliun pada semester-I 2009 menjadi Rp 3,905 triliun hingga semester-I 2010.
Provisi tercatat negatif Rp275 miliar, dari periode yang sama tahun lalu positif Rp 1,705 triliun.
Laba sebelum pajak pun naik 19,9% dari Rp 4,225 triliun pada semester-I 2009, menjadi Rp 5,067 triliun. Usai terpangkas pajak Rp 1,086 triliun, maka laba bersih pun mencapai Rp 3,981 triliun.
Pembiayaan tercatat juga tumbuh 22,6% menjadi Rp 131,6 triliun, dari periode yang sama tahun lalu. "Dengan rendahnya tingkat suku bunga, penyaluran kredit konsumen tumbuh 39,1% YoY, menjadi Rp 31,4 triliun. Utamanya dari kredit kepilikan rumah dan kendaraan bermotor," jelas Setijoso.
Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 255 triliun, tumbuh 16,2% dibandingkan posisi tahun lalu. Sedangkan giro mencapai Rp 59,1 triliun dan deposito Rp 68 triliun.
(wep/ang)
Demikian disampaikan Presiden Direktur BBCA, DE Setijoso dalam paparan publik di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Kamis (29/7/2010).
Pendapatan bunga justru menurun 21,7%, menjadi Rp 5,858 triliun dari posisi sebelumnya Rp 7,479 triliun. Sementara pendapatan non bunga meningkat hingga 67,2% dari Rp 2,335 triliun pada semester-I 2009 menjadi Rp 3,905 triliun hingga semester-I 2010.
Provisi tercatat negatif Rp275 miliar, dari periode yang sama tahun lalu positif Rp 1,705 triliun.
Laba sebelum pajak pun naik 19,9% dari Rp 4,225 triliun pada semester-I 2009, menjadi Rp 5,067 triliun. Usai terpangkas pajak Rp 1,086 triliun, maka laba bersih pun mencapai Rp 3,981 triliun.
Pembiayaan tercatat juga tumbuh 22,6% menjadi Rp 131,6 triliun, dari periode yang sama tahun lalu. "Dengan rendahnya tingkat suku bunga, penyaluran kredit konsumen tumbuh 39,1% YoY, menjadi Rp 31,4 triliun. Utamanya dari kredit kepilikan rumah dan kendaraan bermotor," jelas Setijoso.
Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 255 triliun, tumbuh 16,2% dibandingkan posisi tahun lalu. Sedangkan giro mencapai Rp 59,1 triliun dan deposito Rp 68 triliun.
(wep/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
