Semester I-2010
Laba Bersih OCBC NISP Menanjak 48%
Kamis, 29/07/2010 17:28 WIB
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) cetak kenaikan laba bersih 48% menjadi Rp 240,1 miliar di semester I-2010 dari sebelumnya Rp 162,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba ini ditopang dari ekspansi kredit perseroan yang naik 27% dari Rp 18,9 triliun menjadi Rp 24 triliun.
"Tingginya kepercayaan masyarakat kepada Bank OCBC NISP semakin terlihat dengan kenaikan dana pihak ketiga sebesar 13% dari Rp 27,3 triliun menjadi Rp 30,9 triliun," kata Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (29/7/2010).
Ia mengatakan, sepanjang paruh pertama tahun 2010, pemberian kredit meningkat sebesar 27% dari Rp 18,9 triliun menjadi Rp 24,0 triliun. Hal ini meningkatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) perseroan dari 69,35% pada semester I-2009 menjadi 77,54% pada semester I-2010.
"Kita berhasil menurunkan rasio NPL netto dari 1,89% pada tahun lalu menjadi 1,54% pada tahun ini," ujarnya.
Menurutnya, jika dilihat dari rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR), pada akhir semester I-2010 mencapai 18,65%. Selain itu, sepanjang semester I ini, bank swasta itu telah membuka 2 Kantor Cabang Syariah (KCS) di Bandung dan Surabaya
"Kami terus mempertahankan kualitas kerja yang baik dan meningkatkan kualitas tersebut guna mengantisipasi berbagai tantangan ke depan yang semakin menantang," ujarnya.
(ang/dnl)
"Tingginya kepercayaan masyarakat kepada Bank OCBC NISP semakin terlihat dengan kenaikan dana pihak ketiga sebesar 13% dari Rp 27,3 triliun menjadi Rp 30,9 triliun," kata Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (29/7/2010).
Ia mengatakan, sepanjang paruh pertama tahun 2010, pemberian kredit meningkat sebesar 27% dari Rp 18,9 triliun menjadi Rp 24,0 triliun. Hal ini meningkatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) perseroan dari 69,35% pada semester I-2009 menjadi 77,54% pada semester I-2010.
"Kita berhasil menurunkan rasio NPL netto dari 1,89% pada tahun lalu menjadi 1,54% pada tahun ini," ujarnya.
Menurutnya, jika dilihat dari rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR), pada akhir semester I-2010 mencapai 18,65%. Selain itu, sepanjang semester I ini, bank swasta itu telah membuka 2 Kantor Cabang Syariah (KCS) di Bandung dan Surabaya
"Kami terus mempertahankan kualitas kerja yang baik dan meningkatkan kualitas tersebut guna mengantisipasi berbagai tantangan ke depan yang semakin menantang," ujarnya.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
