PGN Incar 1 Ladang Gas
Rabu, 04/08/2010 17:11 WIB
Foto: dok. detikFinance
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tengah melakukan uji tuntas (due diligence) atas 1 ladang gas. Akuisisi ini bertujuan memperkuat basis pasokan perseroan.
"Hanya satu yang kami pelajari, karena yang satu lagi seller-nya membatalkan penjualan aset mereka," kata Direktur Utama PGAS, Hendi Prio Santoso di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Rabu (4/8/2010).
Hendi menjelaskan, dalam akuisisi ini PGAS berencana mengambil kepemilikan saham minoritas. "Akuisisi ini bukan untuk masuk ke hulu tapi perkuat basis supply," tuturnya.
Dia menjabarkan, blok yang akan diakuisisi itu berupa ladang produksi. Namun, sayangnya, perusahaan pelat merah itu tidak menyebutkan lebih detail mengenai akuisisi tersebut.
Seperti diketahui, PGN mengalokasikan dana sekitar US$ 350 juta untuk mendukung rencana akuisisi ladang gas di Tanah Air. Perseroan memiliki dana kas internal untuk membiayai ekspansi bisnisnya tersebut.
Hendi menambahkan, dana akuisisi tersebut tidak termasuk dalam anggaran belanja modal perusahaan (capital expenditure/capex) 2010 sebesar 250-300 juta dolar AS.
Sementara, mengenai proyek pembangunan pipa distribusi di Jawa Barat sepanjang 483 kilometer (km) milik perseroan saat ini telah rampung pengerjaannya sekitar 86%. Rencananya, proyek yang mulai berjalan dari tahun 2005 ditargetkan akan selesai pada September 2011 bernilai 230 juta dolar AS.
Hendi menuturkan, saat ini perseroan telah menyiapkan kapasitas jaringan distribusi dan transmisi, dengan panjang lebih dari 5.800 km. Jaringan distribusi digunakan untuk menyalurkan gas bumi kepada seluruh segmen pelanggan di dalam negeri.
"Dukungan dalam bentuk peningkatan alokasi pasokan gas untuk PGN, akan sangat membantu upaya kami dalam pemenuhan kebutuhan gas bumi di dalam negeri," paparnya
(dro/ang)
"Hanya satu yang kami pelajari, karena yang satu lagi seller-nya membatalkan penjualan aset mereka," kata Direktur Utama PGAS, Hendi Prio Santoso di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Rabu (4/8/2010).
Hendi menjelaskan, dalam akuisisi ini PGAS berencana mengambil kepemilikan saham minoritas. "Akuisisi ini bukan untuk masuk ke hulu tapi perkuat basis supply," tuturnya.
Dia menjabarkan, blok yang akan diakuisisi itu berupa ladang produksi. Namun, sayangnya, perusahaan pelat merah itu tidak menyebutkan lebih detail mengenai akuisisi tersebut.
Seperti diketahui, PGN mengalokasikan dana sekitar US$ 350 juta untuk mendukung rencana akuisisi ladang gas di Tanah Air. Perseroan memiliki dana kas internal untuk membiayai ekspansi bisnisnya tersebut.
Hendi menambahkan, dana akuisisi tersebut tidak termasuk dalam anggaran belanja modal perusahaan (capital expenditure/capex) 2010 sebesar 250-300 juta dolar AS.
Sementara, mengenai proyek pembangunan pipa distribusi di Jawa Barat sepanjang 483 kilometer (km) milik perseroan saat ini telah rampung pengerjaannya sekitar 86%. Rencananya, proyek yang mulai berjalan dari tahun 2005 ditargetkan akan selesai pada September 2011 bernilai 230 juta dolar AS.
Hendi menuturkan, saat ini perseroan telah menyiapkan kapasitas jaringan distribusi dan transmisi, dengan panjang lebih dari 5.800 km. Jaringan distribusi digunakan untuk menyalurkan gas bumi kepada seluruh segmen pelanggan di dalam negeri.
"Dukungan dalam bentuk peningkatan alokasi pasokan gas untuk PGN, akan sangat membantu upaya kami dalam pemenuhan kebutuhan gas bumi di dalam negeri," paparnya
(dro/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
