detikfinance

Tiga Bank Kucurkan Kredit US$ 90 Juta ke Medco E&P Lematang

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 06/08/2010 10:07 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Sebanyak 3 bank dalam negeri memberikan fasilitas kredit sebesar US$ 90 juta kepada PT Medco E&P Lematang, (MELP), anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi). Tiga bank tersebut adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Kredit ini diberikan untuk untuk pengembangan lapangan gas Singa di Blok Lematang, Sumatera Selatan Masing-masing bank memberikan fasilitas kredit sebesar US$ 30 juta, sehingga total kredit sindikasi untuk proyek ini sebesar US$ 90 juta. Ketiga bank bertindak sebagai joint lead arranger.

Menurut Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto, pemberian fasilitas kredit ini merupakan salah satu upaya mendukung pengembangan industri migas serta mendukung program ketahanan energi nasional

"Selama ini, BNI juga telah menjadi bank mitra dengan pihak Medco dan para perusahaan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) BP MIGAS lainnya," kata Krishna di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Jumat (6/8/2010).

Pemberian fasilitas kredit sindikasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Direktur Business Banking BN Krishna Suparto, Presiden Direktur BCA Djohan Emir Setijoso dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi, dengan Presiden Direktur/CEO MedcoEnergi Darmoyo Doyoatmojo, yang juga disaksikan Wakil Kepala BP Migas Hardiono.

PT Medco E&P Lematang akan memasok jumlah volume gas sebesar 53.265,60 miliar British Thermal Unit (BBTU) dengan jumlah nilai maksimum US$ 287,11 juta untuk jangka waktu 3 tahun 2 bulan efektif sejak bulan Maret 2010 hingga April 2013 dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Dengan ditandatangani kredit untuk pengembangan lapangan gas Singa ini, hingga total fasilitas kredit BNI ke Medco Group sebesar US$ 229 juta, sedangkan total fasilitas kredit untuk sektor migas sebesar US$ 963 juta atau sebesar 17,4% dari portfolio kredit korporasi.

(ang/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?