detikfinance

Penguatan Rupiah Masih Bisa Berlangsung Terus

Ramdhania El Hida - detikfinance
Jumat, 13/08/2010 11:35 WIB
Jakarta - Penguatan rupiah diprediksi akan terus berlangsung seiring perekonomian Amerika Serikat dan Eropa belum pulih sepenuhnya. Pelemahan lagi rupiah akhir-akhir ini disebabkan karena rupiah yang sudah overvalued.

Demikian disampaikan Pjs Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Agus Suprianto saat ditemui di Kantor Menko Perokonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

"Saya melihat di AS dan Eropa masih belum pulih sekali, mungkin penguatan ini masih akan berlangsung," ujar Agus.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir sempat menguat hingga di bawah level 9.000 per dolar AS. Namun menjelang akhir pekan ini, rupiah sudah kembali melemah. Pada perdagangan Jumat pagi, rupiah dibuka di level 9.010 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.015 per dolar AS.

Agus mengatakan, penguatan rupiah beberapa waktu belakangan ini masih dalam kisaran APBN-P 2010 yang sebesar Rp 9.200. Rata-rata nilai tukar rupiah dari Januari hingga Juli ini masih berada pada kisaran Rp 9.149 – 9.150.

"Di APBN itu kita menggunakan range rata-rata, artinya sepanjang tahun, memang nilai stoknya menguat 8.900. Tapi Januari – Juli sekitar Rp 9.149 – 9.150, belum terlalu berubah dalam range APBN," ujarnya.

Agus menilai penguatan rupiah ini bersifat temporari dan masih berfluktuasi. Oleh karena itu, bukan suatu hal yang mencengangkan jika dalam 3 hari belakangan ini rupiah tampak melemah. Hal itu selalu terjadi jika suatu mata uang telah berada pada titik over value.

"Ya kalau sudah overvalued memang begitu, itu natural, psikologis, dalam jangka waktu pendek itu rasional," jelasnya.



(nia/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?