detikfinance

Bapepam Panggil Lagi Grup Bakrie Soal Salah Catat Deposito

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Jumat, 13/08/2010 13:26 WIB
Foto: dok. detikFinance
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) akan memanggil kembali empat emiten yaitu PT Bakrie & Brothes Tbk (BNBR), PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP), PT Energi Mega Persada Tbk (ENGR), dan PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI). Pemanggilan kedua ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan yang dilakukan Bapepam-LK.

"Akan panggil lagi. Lihat minggu depan," kata Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan Bapepam-LK, Sarjito di kantornya, Jalan Wahidin Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Sarjito menambahkan, progres dari hasil pemeriksaan meskipun kecil, tidak bisa diungkapkan kepada publik. Meskipun banyak pelaku pasar yang menginginkan Bapepam bisa melakukan keterbukaan informasi.

"Ya kan baru tiga minggu. Kalau masih dilakukan pemeriksaan tidak bisa diungkapkan," kata Sarjito.

Ketua Bapepam-LK, Fuad Rahmany juga enggan memastikan kapan pemeriksaan empat emiten ini rampung. "Itu tanya Sarjito. Saya ga tahu," tegasnya.

Pelaku pasar menganggap pemeriksaan yang dilakukan Bapepam sangat lambat. Pasalnya sejak laporan diterima dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Bapepam belum menyampaikan keterbukaan kepada publik atas progress pemeriksaan atau penyidikan.

"Terlalu banyak wacana. Fuad (Kepala Bapepam-LK) harusnya sudah menyampaikan apakah ini tindak pidana," jelas Analis pasar modal yang bernaung dalam Aspirasi Indonesia Riset Institute, Yanuar Rizky waktu itu.

Menurutnya, kasus salah catat atas deposito empat emiten di PT Bank Capital Tbk (BACA) harusnya bisa langsung ditangani Bapepam-LK. Tidak lagi harus menunggu dari BEI.

Ia beralasan, Bapepam sudah diamanatkan oleh Undang-undang Pasar Modal (UU PM) sebagai penyidik pegawai negeri sipil. "Ini sudah hukum publik. Sudah masuk ranah pidana di pasar modal. Bukan lagi hukum privat, bukan delik aduan. Tidak perlu nunggu aduan," tambahnya.



(wep/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?