detikfinance

Tagihan Listrik Pengelola Mal Juga Terkendala Penyesuaian Kenaikan TDL

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Minggu, 15/08/2010 16:56 WIB
(ilustrasi foto: dok detikFinance)
Jakarta - Sulitnya pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam membayar tagihan listrik, juga dialami pengelola mal, yang memang memakai daya besar dan masuk golongan B3.

Menurut Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) A. Stefanus Ridwan, ada beberapa anggotanya yang melaporkan tagihan tidak dapat terbayar karena tidak ada ketidakjelasan.

"Ada yang nggak jelas berapa dari itung-itungannya PLN. Ada sedikit protes," jelas Ridwan kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (15/8/2010).

Namun, ia menyimpulkan perhitungan tagihan rekening akibat kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bulan lalu ini, hanyalah persoalan teknis. Sehingga akan cepat terselesaikan.

"PLN pasti telah prepair, dan mudah-mudahan cepat," ungkapnya.

Seperti diketahui, sejumlah pelanggan listrik PLN mengeluhkan sulitnya membayar tagihan listrik bulan Juli 2010. Hingga 10 Agustus kemarin, tagihan listrik bulan Juli belum juga keluar sehingga pelanggan belum bisa membayar.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengakui, pihaknya kesulitan menerapkan batas (cap) penyesuaian TDL sebesar 18% dalam perhitungan tagihan listrik yang diterbitkannya bulan ini. Ini menyebabkan keterlambatan penerbitan tagihan listrik pemakaian bulan Juli kepada sejumlah pelanggannya.

Menurut Dahlan, keterlambatan itu terjadi karena formula capping penyesuaian TDL telah membuat adanya variasi harga untuk para pelanggan sehingga PLN membutuhkan waktu lebih lama untuk memprosesnya.

Namun, General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy menggaransi mulai Rabu kemarin (11/8/2010) BUMN listrik ini sudah mulai mengirimkan tagihan listrik berdaya besar kepada para pelanggannya.

"Karena biasanya pelanggan besar itu mereka baca tagihannya pada tanggal 7-8 tiap bulannya. Nah pada Rabu kemarin kan sudah mulai masuk tagihannya jadi sama saja dengan bulan-bulan sebelumnya," ungkapnya kemarin.

 

 



(wep/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?