BUMI Bagi Dividen Rp 27,68 per Saham
Senin, 16/08/2010 09:48 WIB
(foto: dok BUMI)
Jakarta - PT BUMI Resources Tbk (BUMI) telah melakukan pembayaran dividen sebesar Rp 27,68 per saham kepada pemegang saham. Total nilai dividen yang dibagikan sebesar US$ 57 juta atau setara dengan 30% dari laba bersih 2009.
"Pembayaran dividen sebesar Rp 27,68 per saham telah dilakukan kepada pemegang saham dengan total nilai sekitar US$ 57 juta. Jumlah dividen yang dibayarkan sama dengan 30 persen dari total laba bersih perusahaan senilai US$ 190,45 juta," ujar Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava dalam keterangannya, Senin (16/8/2010).
Menurut Dileep, manajemen BUMI tengah mengedepankan strategi pengurangan beban utang (deleveraging) antara US$ 800 juta hingga US$ 1 miliar dalam satu tahun ke depan sembari terus mengintegrasikan dan memaksimalisasi nilai dari aset non batu bara yang telah diakuisisi perseroan ke dalam kinerja konsolidasi perseroan.
"Kombinasi antara strategi pengurangan utang dan peningkatan kinerja operasional perseroan kami yakini tepat untuk meningkatkan nilai pemegang saham di tengah situasi perekonomian global yang sangat berat dan menantang saat ini. Melunasi utang perseroan dengan lebih cepat adalah prioritas utama," tambah Dileep.
(dro/dnl)
"Pembayaran dividen sebesar Rp 27,68 per saham telah dilakukan kepada pemegang saham dengan total nilai sekitar US$ 57 juta. Jumlah dividen yang dibayarkan sama dengan 30 persen dari total laba bersih perusahaan senilai US$ 190,45 juta," ujar Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava dalam keterangannya, Senin (16/8/2010).
Menurut Dileep, manajemen BUMI tengah mengedepankan strategi pengurangan beban utang (deleveraging) antara US$ 800 juta hingga US$ 1 miliar dalam satu tahun ke depan sembari terus mengintegrasikan dan memaksimalisasi nilai dari aset non batu bara yang telah diakuisisi perseroan ke dalam kinerja konsolidasi perseroan.
"Kombinasi antara strategi pengurangan utang dan peningkatan kinerja operasional perseroan kami yakini tepat untuk meningkatkan nilai pemegang saham di tengah situasi perekonomian global yang sangat berat dan menantang saat ini. Melunasi utang perseroan dengan lebih cepat adalah prioritas utama," tambah Dileep.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
