Perbankan Harus Salurkan Kredit Rp 8-9 Triliun per Minggu
Selasa, 17/08/2010 15:55 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta industri perbankan untuk menyalurkan kredit sebesar Rp 8-9 triliun per minggunya. Hal tersebut dilakukan agar target kredit sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat tercapai.
Demikian diungkapkan oleh Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Wimboh Santoso ketika ditemui usai Upacara memperingati HUT RI ke 65 di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (17/08/2010).
"Kan RBB bank itu targetnya 24%, nah untuk mencapai angka tersebut sekarang bank rata-rata harus mengucurkan kredit hingga Rp 8-9 triliun per minggunya," ujar Wimboh.
Menurut Wimboh, saat ini kredit per minggunya yang disalurkan bank hanya sekitar Rp 7 triliun. Namun diprediksi angkanya akan melonjak mendekati akhir tahun.
"Jadi kita optimis kredit dapat tumbuh diatas target Bank Indonesia yang mencapai 22% apalagi ada aturan LDR-GWM nanti, kredit pasti tumbuh baik," ungkapnya.
Dari Januari 2010 sampai dengan pekan kedua Agustus 2010 (year to date), kredit telah mencapai Rp 151 triliun dengan pertumbuhan year on year mencapai diatas 19%.
Sebelumnya BI mencatat sampai dengan 4 Agustus 2010 total kredit yang disalurkan perbankan mencapai Rp 1.586,9 triliun atau tumbuh 19,9% year on year.
(dru/qom)
Demikian diungkapkan oleh Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Wimboh Santoso ketika ditemui usai Upacara memperingati HUT RI ke 65 di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (17/08/2010).
"Kan RBB bank itu targetnya 24%, nah untuk mencapai angka tersebut sekarang bank rata-rata harus mengucurkan kredit hingga Rp 8-9 triliun per minggunya," ujar Wimboh.
Menurut Wimboh, saat ini kredit per minggunya yang disalurkan bank hanya sekitar Rp 7 triliun. Namun diprediksi angkanya akan melonjak mendekati akhir tahun.
"Jadi kita optimis kredit dapat tumbuh diatas target Bank Indonesia yang mencapai 22% apalagi ada aturan LDR-GWM nanti, kredit pasti tumbuh baik," ungkapnya.
Dari Januari 2010 sampai dengan pekan kedua Agustus 2010 (year to date), kredit telah mencapai Rp 151 triliun dengan pertumbuhan year on year mencapai diatas 19%.
Sebelumnya BI mencatat sampai dengan 4 Agustus 2010 total kredit yang disalurkan perbankan mencapai Rp 1.586,9 triliun atau tumbuh 19,9% year on year.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
