detikfinance

Wall Street Sentuh Titik Terendah

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 20/08/2010 08:01 WIB
Jakarta - Bursa Wall Street kembali melemah dengan indeks saham menyentuh titik terendahnya dalam sebulan terakhir. Aksi jual kembali melanda setelah keluarnya indeks manufaktur yang mengalami kontraksi selama Agustus.

Pada perdagangan Kamis (19/8/2010), indeks Dow Jones ditutup merosot 144,33 poin (1,39%) ke level 10.271,21. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 18,53 poin (1,69%) ke level 1.075,63 dan Nasdaq melemah 36,75 poin (1,66%) ke level 2.178,95.

Data menunjukkan aktivitas pabrikan di negara bagian tengah-Atlantik mengalami kontraksi selama Agustus, untuk pertama kalinya sejak Juli 2009. Data itu langsung membuat investor mata gelap karena sebelumnya mengharapkan terjadinya kenaikan aktivitas.

Saham-saham sektor manufaktur pun langsung berguguran dengan 3M, United Technologies dan Boeing paling membuat Dow Jones melemah.

"Saya sedang berada dalam perekonomian yang bearish, saya juga berada dalam pasar yang bearish saat ini. Data makro untuk 1,5 bulan tidak ada yang lain kecuali negatif," ujar Kenneth Polcari, pialang dari Icap Corporates seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/8/2010).

Volume perdagangan di NYSE Arca, Nasdaq dan American Stock Exchange sangat tipis hanya 7,97 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar. Menurut Polcari, rendahnya transaksi ini disebabkan karena kurangnya partisipasi fund manager institusi di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi.

Adanya aktivitas merger dan akuisisi yang biasanya bisa mendongkrak mood para investor kali ini juga tidak berhasil. Rencana Intel Corp untuk membeli produsen software keamanan McAfee Inc senilai US$ 7,68 miliar juga tidak berhasil mendongkrak sentimen positif. Saham McAfee tercatat melonjak 57,1%, sementara Intel turun 3,5%.

Saham-saha sektor energi dan material juga melemah karena anjloknya harga-harga logam berharga dan minyak mentah. Saham Exxon Corp tercatat melemah 1,4%, Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc turun 1,5%.



(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?