detikfinance

Konsumsi Premium Naik 18% Saat Mudik Lebaran

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Minggu, 22/08/2010 14:01 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan adanya kenaikan konsumsi premium sebesar 18% menjadi sekitar 74.000 kiloliter (KL) per hari pada saat mudik lebaran.

"Bahkan pada saat puncak mudik, kami proyeksikan penjualannya bisa mencapai 96.000 KL per hari," ujar Vice President Pemasaran BBM Ritel Pertamina Denny Wisnuwardhani saat dihubungi detikFinance, Minggu (22/8/2010.

Berbeda dengan premium, lanjut dia, penjualan solar justru akan mengalami penurunan sebesar 8,2% dari kondisi normal. Sementara untuk kerosin atau minyak tanah cenderung stabil.

"Sedangkan untuk konsumsi BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus kami prediksikan naik 10%," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Pemasaran dan Niaga, Pertamina, Djaelani Sutomo menyatakan, dari awal bulan Ramadhan hingga saat ini rata-rata penjualan premium di SPBU Pertamina masih dalam keadaan normal yaitu sebesar 1.450 KL per hari.

"Sementara untuk Pertamax sekitar 300 KL per hari. Jadi sampai sekarang masih relatif normal," ungkapnya.

(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?