Katarina Diduga Manipulasi Laporan Keuangan Auditan 2009
Rabu, 25/08/2010 13:31 WIB
Jakarta - PT Katarina Utama Tbk (RINA) dituding pemegang sahamnya PT Media Intertel Graha (MIG) telah melakukan manipulasi laporan keuangan auditan tahun 2009.
"Dalam laporan keuangan audit 2009, Katarina mencantumkan ada piutang usaha dari MIG sebesar Rp 8,606 miliar dan pendapatan dari MIG sebesar Rp 6,773 miliar. Itu tidak benar sama sekali, MIG tidak memiliki utang kepada Katarina maupun memberikan pendapatan ke Katarina," ujar Kuasa Hukum MIG, Saifullah kepada detikFinance, Rabu (25/8/2010).
Menurut Saifullah, tindakan yang dilakukan Katarina sangat merugikan MIG, baik secara materiil mupun immateriil. Sebab, fakta yang ada justru Katarina yang pernah memiliki utang kepada MIG sebesar Rp 2 miliar.
"Jadi mereka memutarbalikkan fakta, justru Katarina yang pernah berutang kepada MIG sebesar Rp 2 miliar," ujarnya.
Berdasarkan dokumen yang diterima detikFinance, Katarina mengajukan pinjaman kepada MIG sebesar Rp 2 miliar pada 20 Agustus 2008. Dokumen bermaterai tersebut ditandatangani oleh Direktur Keuangan Katarina Mohd Sopiyan Rashdi (yang menjabat saat itu) dengan Direktur MIG, Barry Japadermawan.
"Pinjaman tersebut dilunasi oleh Katarina pada 23 Juli 2009 dengan pembayaran akhir sebesar Rp 1,994 miliar," ujarnya.
Dokumen pembayaran yang dipegang detikFinance juga menunjukkan bahwa benar pada 23 Juli 2009 terjadi pembayaran sebesar Rp 1,994 miliar dari rekening Katarina di PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kepada MIG.
Bukti pembayaran ini sekaligus mengklarifikasikan tulisan detikFinance sebelumnya di mana tertulis Katarina membayarkan utang sebesar Rp 1,9 miliar kepada Komisaris RINA Budi Japadermawan dengan menggunakan dana IPO.
"Jadi sebenarnya bukan pembayaran utang kepada Pak Budi, melainkan kepada MIG sebesar Rp 1,994 miliar. Pak Budi memang pemilik MIG, tapi pelunasan itu untuk pinjaman antar perusahaan. Lagipula pak Budi sudah tidak menjabat di Katarina per 12 Juni 2009," jelas Saifullah.
Mengenai masalah pelunasan utang tersebut dilakukan dengan menggunakan dana IPO yang diselewengkan, Saifullah mengatakan, MIG tidak mengetahui kalau dana pembayaran tersebut merupakan dana hasil penyelewengan.
"MIG sebagai pemberi kredit ke Katarina tentu tidak mengetahui pasti asal uang pembayaran itu. Ketika pembayaran dilakukan, MIG hanya mengetahui kalau piutangnya dari Katarina telah dibayar. Kalau ternyata itu penyelewengan dana, bisa ditanyakan langsung ke manajemen Katarina. MIG tidak mengetahui soal itu," jelasnya.
Katarina diduga menyelewengkan dana IPO sebesar Rp 28,971 miliar dari total perolehan IPO sebesar Rp 33,6 miliar. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan akan segera menelaah masalah tersebut.
(dro/dnl)
"Dalam laporan keuangan audit 2009, Katarina mencantumkan ada piutang usaha dari MIG sebesar Rp 8,606 miliar dan pendapatan dari MIG sebesar Rp 6,773 miliar. Itu tidak benar sama sekali, MIG tidak memiliki utang kepada Katarina maupun memberikan pendapatan ke Katarina," ujar Kuasa Hukum MIG, Saifullah kepada detikFinance, Rabu (25/8/2010).
Menurut Saifullah, tindakan yang dilakukan Katarina sangat merugikan MIG, baik secara materiil mupun immateriil. Sebab, fakta yang ada justru Katarina yang pernah memiliki utang kepada MIG sebesar Rp 2 miliar.
"Jadi mereka memutarbalikkan fakta, justru Katarina yang pernah berutang kepada MIG sebesar Rp 2 miliar," ujarnya.
Berdasarkan dokumen yang diterima detikFinance, Katarina mengajukan pinjaman kepada MIG sebesar Rp 2 miliar pada 20 Agustus 2008. Dokumen bermaterai tersebut ditandatangani oleh Direktur Keuangan Katarina Mohd Sopiyan Rashdi (yang menjabat saat itu) dengan Direktur MIG, Barry Japadermawan.
"Pinjaman tersebut dilunasi oleh Katarina pada 23 Juli 2009 dengan pembayaran akhir sebesar Rp 1,994 miliar," ujarnya.
Dokumen pembayaran yang dipegang detikFinance juga menunjukkan bahwa benar pada 23 Juli 2009 terjadi pembayaran sebesar Rp 1,994 miliar dari rekening Katarina di PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kepada MIG.
Bukti pembayaran ini sekaligus mengklarifikasikan tulisan detikFinance sebelumnya di mana tertulis Katarina membayarkan utang sebesar Rp 1,9 miliar kepada Komisaris RINA Budi Japadermawan dengan menggunakan dana IPO.
"Jadi sebenarnya bukan pembayaran utang kepada Pak Budi, melainkan kepada MIG sebesar Rp 1,994 miliar. Pak Budi memang pemilik MIG, tapi pelunasan itu untuk pinjaman antar perusahaan. Lagipula pak Budi sudah tidak menjabat di Katarina per 12 Juni 2009," jelas Saifullah.
Mengenai masalah pelunasan utang tersebut dilakukan dengan menggunakan dana IPO yang diselewengkan, Saifullah mengatakan, MIG tidak mengetahui kalau dana pembayaran tersebut merupakan dana hasil penyelewengan.
"MIG sebagai pemberi kredit ke Katarina tentu tidak mengetahui pasti asal uang pembayaran itu. Ketika pembayaran dilakukan, MIG hanya mengetahui kalau piutangnya dari Katarina telah dibayar. Kalau ternyata itu penyelewengan dana, bisa ditanyakan langsung ke manajemen Katarina. MIG tidak mengetahui soal itu," jelasnya.
Katarina diduga menyelewengkan dana IPO sebesar Rp 28,971 miliar dari total perolehan IPO sebesar Rp 33,6 miliar. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan akan segera menelaah masalah tersebut.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
