Menteri BUMN Jagokan Antam Serap 5% IPO Newmont
Rabu, 25/08/2010 16:59 WIB
Foto: dok. detikFinance
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar menjagokan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bisa membeli 5 persen saham yang ditawarkan PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) melalui pelepasan saham perdana (IPO/Initial Public Offering). Aksi korporasi ini akan dilakukan pada triwulan I-2010.
"Saya berharap ditangkap 5% dari 10% itu sudah bagus, sisanya 5% bisa dibeli swasta," ujar Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Meski belum mendapat laporan resmi dari BUMN-BUMN tambang soal rencana pembelian saham Newmont tersebut, namun Mustafa berjanji akan memberikan dukungan kepada BUMN-BUMN tambang yang ingin membeli Newmont.
"Walaupun itu di luar divestasi, namun kami persilakan terutama Antam untuk ikut membeli saham Newmont karena prospeknya bagus," ungkapnya.
Seperti diketahui, Newmont akan segera melakukan IPO pada triwulan I-2011. Perseroan berencana untuk melepas 10% saham baru untuk ditawarkan kepada publik.
Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang digelar di Hotel Grand Melia, Jakarta, Kamis (19/8/2010) lalu.
Rencana IPO ini sudah disetujui oleh 82,2% pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB tersebut. Ditambahkannya, IPO ini akan dilakukan setelah perseroan melakukan divestasi 7% sahamnya di 2010 ini. Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk keperluan belanja modal (capex) perseroan.
(epi/ang)
"Saya berharap ditangkap 5% dari 10% itu sudah bagus, sisanya 5% bisa dibeli swasta," ujar Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Meski belum mendapat laporan resmi dari BUMN-BUMN tambang soal rencana pembelian saham Newmont tersebut, namun Mustafa berjanji akan memberikan dukungan kepada BUMN-BUMN tambang yang ingin membeli Newmont.
"Walaupun itu di luar divestasi, namun kami persilakan terutama Antam untuk ikut membeli saham Newmont karena prospeknya bagus," ungkapnya.
Seperti diketahui, Newmont akan segera melakukan IPO pada triwulan I-2011. Perseroan berencana untuk melepas 10% saham baru untuk ditawarkan kepada publik.
Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang digelar di Hotel Grand Melia, Jakarta, Kamis (19/8/2010) lalu.
Rencana IPO ini sudah disetujui oleh 82,2% pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB tersebut. Ditambahkannya, IPO ini akan dilakukan setelah perseroan melakukan divestasi 7% sahamnya di 2010 ini. Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk keperluan belanja modal (capex) perseroan.
(epi/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
