detikfinance

Pelemahan di Wall Street Berakhir

Nurul Qomariyah - detikfinance
Kamis, 26/08/2010 07:22 WIB
Foto: Reuters
New York - Pelemahan yang terjadi selama 4 hari berturut-turut di bursa Wall Street akhirnya berakhir. Indeks saham menguat setelah titik support tertembus sehingga memicu aksi beli.

Investor mendapatkan momentum untuk beli setelah indeks S&P 500 berbalik setelah sempat menyentuh level psikologis 1.040. Level tersebut biasanya digunakan investor untuk mengambil kesempatan beli.

Sehingga faktor teknikal lebih berperan ketimbang faktor data perekonomian yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Secara keseluruhan, ini masih tetap pasar yang berhati-hati. Sampai kami melihat paket data yang positif, pasar ini masih akan tetap rentan," ujar Quincy Krosby, analis dari Prudential Financial seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/8/2010).

Pada perdagangan Rabu (25/8/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 19,61 poin (0,20%) ke level 10.060,06. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 3,46 poin (0,33%) ke level 1.055,33 dan Nasdaq menguat 17,78 poin (0,84%) ke level 2.141,54.

Perdagangan berjalan cukup moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,14 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.