detikfinance

Hampir 60% Jatah BBM Bersubsidi Sudah Terpakai

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 26/08/2010 07:31 WIB
Jakarta - Rata-rata realisasi konsumsi tiga jenis BBM bersubsidi yang sudah disalurkan sampai juli mencapai 21,83 juta kiloliter atau 59,8% dari kuota BBM bersubsidi yang sudah ditetapkan dalam APBN-P 2010 sebesar 36,5 juta kiloliter (KL).

"Jadi totalnya sampai Juli 21,83 juta kiloliter. Berarti ini sudah diatas 50 persen dari kuota BBM di APBN 36,5 juta KL," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono di Kantornya, Jalan Kapten Tendean, Rabu malam (25/8/2010)

Ia mencatat, sepanjang Januari-Juli 2010, volume Premium yang terjual mencapai 13 juta kiloliter (KL) atau 60,65% dari kuota APBN-P 2010 yang dipatok di level 21,434 juta KL.

Sementara untuk solar telah terjual sebanyak 7,38 juta KL atau 65,92% dari kuota 11,194 juta KL. Sedangkan, konsumsi kerosine (minyak tanah) mencapai 1,45 juta kilo liter atau sekitar 38,15% dari kuota 3,8 juta KL minyak tanah yang ditetapkan dalam APBN-P 2010.

Melihat tingginya konsumsi premium dan solar tersebut, Tubagus menambahkan, pihaknya akan menyusun program-program untuk mengendalikan konsumsi kedua produk BBM tersebut di masyarakat.

"Lagi kita rumuskan langkah-langkahnya," ungkapnya.

Pembatasan tersebut harus dilakukan karena  jika tidak dibatasi, BPH Migas memperkirakan konsumsi BBM akan melonjak ke level 40,1 juta KL pada tahun ini, dengan rincian premium 23,2 juta KL, minyak tanah 3,8 juta KL, dan minyak solar Rp 13,1 juta KL.

Berdasarkan data BPH Migas, konsumsi premium  pada tahun ini akan meningkat sekitar 9,34 % menjadi 23,3 juta KL dari realisasi penyaluran BBM pada tahun 2009 sebesar 21.218.838 KL. Sedangkan konsumsi solar akan naik sebesar 8,22 % dari 12.104.723 KL pada tahun 2009 menjadi 13,1 juta KL pada 2010.

Sementara untuk konsumsi minyak tanah akan turun 17,28 % dari realisasi konsumsi minyak tanah pada tahun 2009 sebesar 4.593.579 KL menjadi 3,8 juta pada tahun 2010.



(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.