Bapepam Tunggu Penjelasan Katarina Soal Penyelewengan Dana IPO
Jumat, 27/08/2010 13:28 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) siap menanti penjelasan dari manajeman PT Katarina Utama Tbk (RINA), atas dugaan penyelewengan dana IPO dan manipulasi laporan keuangan 2009.
Menurut Kepala Biro PKP Sektor Jasa Bapepam-LK, Noorahman, pihak tidak mewajibkan manajeman RINA untuk membawa data tertentu guna mengklarifikasi pemberitaan di media baru-baru ini.
"Kita tunggu saja nanti. Saya nggak tahu mereka bawa (data) atau tidak," ungkapnya saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Lapangan Banteng, Jakarta Jumat (27/8/2010).
Bapepam-LK memang sedianya surat menyurati manajeman RINA awal minggu ini untuk segara datang penuhi panggilan. "Kami sudah kirim suratnya pada minggu ini," tambahnya.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Keuangan RINA Izzudin Mahmood menyatakan akan memenuhi panggilan tersebut. "Ya benar, Bapepam memanggil manajemen hari ini. Nanti saya yang akan datang ke sana," ujarnya.
Menurut sumber, kondisi dalam internal perusahaan sudah sangat kacau, bahkan sejumlah staf yang diduga membantu penyelewengan tersebut siap mengungkap kebobrokan manajemen-manajemen expat Katarina.
Seperti diketahui, pemegang pengendali RINA adalah PT Silver Mountaine yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha asal Malaysia. Sumber menyebutkan, sejak dipegang oleh manajemen expat tersebut, kondisi keuangan RINA tak karuan.
(wep/dro)
Menurut Kepala Biro PKP Sektor Jasa Bapepam-LK, Noorahman, pihak tidak mewajibkan manajeman RINA untuk membawa data tertentu guna mengklarifikasi pemberitaan di media baru-baru ini.
"Kita tunggu saja nanti. Saya nggak tahu mereka bawa (data) atau tidak," ungkapnya saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Lapangan Banteng, Jakarta Jumat (27/8/2010).
Bapepam-LK memang sedianya surat menyurati manajeman RINA awal minggu ini untuk segara datang penuhi panggilan. "Kami sudah kirim suratnya pada minggu ini," tambahnya.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Keuangan RINA Izzudin Mahmood menyatakan akan memenuhi panggilan tersebut. "Ya benar, Bapepam memanggil manajemen hari ini. Nanti saya yang akan datang ke sana," ujarnya.
Menurut sumber, kondisi dalam internal perusahaan sudah sangat kacau, bahkan sejumlah staf yang diduga membantu penyelewengan tersebut siap mengungkap kebobrokan manajemen-manajemen expat Katarina.
Seperti diketahui, pemegang pengendali RINA adalah PT Silver Mountaine yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha asal Malaysia. Sumber menyebutkan, sejak dipegang oleh manajemen expat tersebut, kondisi keuangan RINA tak karuan.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
