Dana IPO Katarina Diduga Nyangkut di Optima Rp 5 Miliar
Senin, 30/08/2010 11:17 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Sebagian dana IPO PT Katarina Utama Tbk (RINA) diduga nyangkut di PT Optima Kharya Capital Securities sebesar Rp 5 miliar. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menindaklanjuti dugaan tersebut.
"Beberapa hari setelah IPO ada transfer sebesar Rp 5 miliar menggunakan dana hasil IPO. Kelihatannya transfer itu ditujukan ke rekening di Optima untuk transaksi saham," ujar sumber detikFinance, Senin (30/8/2010).
Meski sumber belum mengetahui pasti dana tersebut digunakan untuk melakukan transaksi saham apa saja. Namun yang jelas, dana tersebut kini hilang lantaran pemilik Optima membawa lari uang-uang nasabahnya.
"Kurang tahu juga dana itu dibelikan saham apa saja, yang jelas sekarang sudah hilang. Optima kan ada kasus penggelapan dana dan kini disuspensi BEI," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito menyatakan akan menindaklanjuti dugaan tersebut. BEI sudah menerima data-data yang diberikan sumber terkait dugaan penyelewengan dana IPO RINA.
"Data-data sudah kita terima. Nanti kita telusuri, kalau memang benar akan kita tindak," ujar Eddy.
RINA memperoleh dana IPO total sebesar Rp 33,6 miliar. Dari perolehan tersebut, penggunaan riil yang sesuai prospektus diperkirakan berkisar antara Rp 4-5 miliar, sedangkan sisanya tak jelas juntrungannya sebesar Rp 28-29 miliar, termasuk dugaan aliran dana ke Optima sebesar Rp 5 miliar.
(dro/dnl)
"Beberapa hari setelah IPO ada transfer sebesar Rp 5 miliar menggunakan dana hasil IPO. Kelihatannya transfer itu ditujukan ke rekening di Optima untuk transaksi saham," ujar sumber detikFinance, Senin (30/8/2010).
Meski sumber belum mengetahui pasti dana tersebut digunakan untuk melakukan transaksi saham apa saja. Namun yang jelas, dana tersebut kini hilang lantaran pemilik Optima membawa lari uang-uang nasabahnya.
"Kurang tahu juga dana itu dibelikan saham apa saja, yang jelas sekarang sudah hilang. Optima kan ada kasus penggelapan dana dan kini disuspensi BEI," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito menyatakan akan menindaklanjuti dugaan tersebut. BEI sudah menerima data-data yang diberikan sumber terkait dugaan penyelewengan dana IPO RINA.
"Data-data sudah kita terima. Nanti kita telusuri, kalau memang benar akan kita tindak," ujar Eddy.
RINA memperoleh dana IPO total sebesar Rp 33,6 miliar. Dari perolehan tersebut, penggunaan riil yang sesuai prospektus diperkirakan berkisar antara Rp 4-5 miliar, sedangkan sisanya tak jelas juntrungannya sebesar Rp 28-29 miliar, termasuk dugaan aliran dana ke Optima sebesar Rp 5 miliar.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
