Jelang IPO
Krakatau Steel Cetak Laba Rp 997,75 Miliar
Selasa, 31/08/2010 10:40 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero), mempunyai modal berharga sebelum mereka mencatatkan saham perdananya (Inital Public Offering/IPO) pada 10 November 2010. BUMN baja ini berhasil mencatatkan laba bersih hingga semester I-2010 sebesar Rp 997,75 miliar, atau lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya Rp 800 miliar.
Menurut sumber detikFinance di internal KS menyebut pencapaian laba perseroan hasil audit mencapai Rp 997,75 miliar hingga semester I-2010. Ini berarti, perseroan berhasil memperbaiki kinerja keuangan mereka yang di periode yang sama tahun 2009, membukukan rugi Rp 1,1 triliun.
Dengan demikian maka perseroan memiliki modal berharga saat KS melantai di Bursa efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. KS sendiri bakal meraup dana sekitar Rp 2,6-3,3 triliun dari hasil pelepasan 19,61% saham mereka ke publik.
Namun, saat dimintai konfirmasi kebenaran data tersebut, Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang enggan berkomentar. Pasalnya, perseroan masih dalam periode black out, yang melarang manajeman untuk memberikan informasi kepada publik hingga masa penawaran dimulai.
Fazwar sebelumnya menyampaikan data pencapaian laba bersih KS hingga Juni 2010 mencapai Rp 800 miliar, dan pendapatan Rp 9 triliun. Dengan hasil laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, berarti laba bersih perseroan lebih tinggi 24,71%.
Pencapaian laba ini disebabkan selain volume penjualan, juga permintaan, pengiriman dan tingkat harga baja yang cenderung naik. Fazwar pun menyakini hingga akhir tahun kinerja Krakatau Steel akan lebih baik, dengan pertumbuhan pendapatan hingga dua kali lipat.
"Harapannya dua kali lipat untuk revenue, tapi kalau profit enggak bisa karena ada lebaran, puasa, dan tahun baru. Itu pengaruh terhadap permintaan dan pengiriman. Laba juga didorong penjualan dan harga," katanya waktu itu.
Saham KS pun rencananya akan dijajakan di luar negeri seperi Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Dokumen permohonan pencatatan sudah disampaikan ke BEI pekan lalu. Selaku penjamin emisi adalah 3 BUMN sekuritas, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas.
(wep/dro)
Menurut sumber detikFinance di internal KS menyebut pencapaian laba perseroan hasil audit mencapai Rp 997,75 miliar hingga semester I-2010. Ini berarti, perseroan berhasil memperbaiki kinerja keuangan mereka yang di periode yang sama tahun 2009, membukukan rugi Rp 1,1 triliun.
Dengan demikian maka perseroan memiliki modal berharga saat KS melantai di Bursa efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. KS sendiri bakal meraup dana sekitar Rp 2,6-3,3 triliun dari hasil pelepasan 19,61% saham mereka ke publik.
Namun, saat dimintai konfirmasi kebenaran data tersebut, Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang enggan berkomentar. Pasalnya, perseroan masih dalam periode black out, yang melarang manajeman untuk memberikan informasi kepada publik hingga masa penawaran dimulai.
Fazwar sebelumnya menyampaikan data pencapaian laba bersih KS hingga Juni 2010 mencapai Rp 800 miliar, dan pendapatan Rp 9 triliun. Dengan hasil laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, berarti laba bersih perseroan lebih tinggi 24,71%.
Pencapaian laba ini disebabkan selain volume penjualan, juga permintaan, pengiriman dan tingkat harga baja yang cenderung naik. Fazwar pun menyakini hingga akhir tahun kinerja Krakatau Steel akan lebih baik, dengan pertumbuhan pendapatan hingga dua kali lipat.
"Harapannya dua kali lipat untuk revenue, tapi kalau profit enggak bisa karena ada lebaran, puasa, dan tahun baru. Itu pengaruh terhadap permintaan dan pengiriman. Laba juga didorong penjualan dan harga," katanya waktu itu.
Saham KS pun rencananya akan dijajakan di luar negeri seperi Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Dokumen permohonan pencatatan sudah disampaikan ke BEI pekan lalu. Selaku penjamin emisi adalah 3 BUMN sekuritas, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
