Nunggak Rp 9 Juta, Listrik Kantor Katarina Diputus
Selasa, 31/08/2010 15:18 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT PLN terpaksa memutuskan aliran lisrik ke kantor cabang PT Katarina Utama Tbk (RINA) di Medan, Sumatera Utara lantaran menunggak bayar selama 3 bulan sebesar Rp 9 juta. Tagihan telepon dan internet sebesar Rp 6 juta juga tidak mampu dibayar perseroan.
"Karena tidak adanya dana operasional, akhirnya PLN memutus aliran listrik ke kantor Medan terhitung 30 Agustus 2010 dengan tunggakan 3 bulan sebesar Rp 9 juta," ujar Sekretaris Forum Komunikasi Pekerja Katarina (FKPK), Marincan Rajagukguk kepada detikFinance, Selasa (31/8/2010).
Situasi ini, dijelaskan Marincan, sangat mengganggu karyawan karena tidak dapat bekerja dan kebingungan. FKPK mempertanyakan alasan tidak adanya dana operasional, padahal dala proses IPO perseroan telah memperoleh dana sebesar Rp 33,6 miliar.
"Sejak Juli 2010, telepon dan jaringan internet (speedy) juga sudah diputus dengan tunggakan sebesar Rp 6 juta. Demikian halnya dengan PDAM. Dana untuk pembelian kertas, tinta printer dan kebutuhan kerja lainnya juga tidak ada," papar Marincan.
Hal yang sama, lanjutnya, juga terjadi di kantor cabang Palembang dan pemutusan telepon juga pernah terjadi di kantor pusat Jakarta. Sebagai catatan, RINA hanya memiliki 3 kantor, yakni kantor pusat di Jakarta dan 2 kantor cabang di Medan dan Palembang.
RINA memperoleh dana IPO sebesar Rp 33,6 miliar pada penawaran Juli 2009 yang rencananya digunakan untuk membeli peralatan, modal kerja serta menambah kantor cabang. Hingga saat ini, tidak ada realisasi yang signifikan dalam pembelian peralatan, modal kerja serta penambahan kantor cabang.
Sumber detikFinance menyebutkan, manajemen Katarina yang terdiri dari expatriat asal Malaysia melarikan uang tersebut untuk kepentingan pribadi. Sebagian juga diduga nyangkut di PT Optima Kharya Capital Securities yang kini sedang dalam status suspensi. Pemilik Optima diduga melarikan uang nasabah-nasabahnya sebesar Rp 1 triliun lebih, termasuk milik RINA.
(dro/qom)
"Karena tidak adanya dana operasional, akhirnya PLN memutus aliran listrik ke kantor Medan terhitung 30 Agustus 2010 dengan tunggakan 3 bulan sebesar Rp 9 juta," ujar Sekretaris Forum Komunikasi Pekerja Katarina (FKPK), Marincan Rajagukguk kepada detikFinance, Selasa (31/8/2010).
Situasi ini, dijelaskan Marincan, sangat mengganggu karyawan karena tidak dapat bekerja dan kebingungan. FKPK mempertanyakan alasan tidak adanya dana operasional, padahal dala proses IPO perseroan telah memperoleh dana sebesar Rp 33,6 miliar.
"Sejak Juli 2010, telepon dan jaringan internet (speedy) juga sudah diputus dengan tunggakan sebesar Rp 6 juta. Demikian halnya dengan PDAM. Dana untuk pembelian kertas, tinta printer dan kebutuhan kerja lainnya juga tidak ada," papar Marincan.
Hal yang sama, lanjutnya, juga terjadi di kantor cabang Palembang dan pemutusan telepon juga pernah terjadi di kantor pusat Jakarta. Sebagai catatan, RINA hanya memiliki 3 kantor, yakni kantor pusat di Jakarta dan 2 kantor cabang di Medan dan Palembang.
RINA memperoleh dana IPO sebesar Rp 33,6 miliar pada penawaran Juli 2009 yang rencananya digunakan untuk membeli peralatan, modal kerja serta menambah kantor cabang. Hingga saat ini, tidak ada realisasi yang signifikan dalam pembelian peralatan, modal kerja serta penambahan kantor cabang.
Sumber detikFinance menyebutkan, manajemen Katarina yang terdiri dari expatriat asal Malaysia melarikan uang tersebut untuk kepentingan pribadi. Sebagian juga diduga nyangkut di PT Optima Kharya Capital Securities yang kini sedang dalam status suspensi. Pemilik Optima diduga melarikan uang nasabah-nasabahnya sebesar Rp 1 triliun lebih, termasuk milik RINA.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
