Indofood CBP Tawarkan Harga IPO Rp 4.300 - 5.500
Rabu, 01/09/2010 11:47 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - PT Indofood CBP Sukses Makmur, anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mulai menawarkan saham perdana mereka (Initial Public Offering/IPO) dikisaran Rp 4.300-5.500. Itu berarti target dana IPO berkisar antara Rp 5,014 - 6,414 triliun.
Demikian hasil due dilligende meeting dan public expose perseroan di Hotel Four Season, Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Produsen merek dagang Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur, akan melepas 20% saham perdananya ke publik (Initial Public Offering). Perseroan menjadwalkan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Oktober 2010.
Indofood CBP melepas 1.166.191.000 saham atau setara dengan 20% dari total saham perseroan setelah IPO sebanyak 5.830.954.000 saham. Bertindak sebagai penjamin emisi IPO adalah PT Kim Eng Securities, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas.
Dana IPO rencananya akan digunakan untuk melunasi utang, terutama utang perseroan kepada induknya INDF sebesar 70%. Sisanya digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan sebesar 30%.
Jadwal pelaksanaan masa penawaran awal (bookbuilding) pada 1-16 September 2010. Pernyataan efektif Bapepam-LK diperkirakan pada 24 September 2010. Masa penawaran pada 28-30 September 2010. Pencatatan di BEI pada 7 Oktober 2010.
(wep/dro)
Demikian hasil due dilligende meeting dan public expose perseroan di Hotel Four Season, Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Produsen merek dagang Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur, akan melepas 20% saham perdananya ke publik (Initial Public Offering). Perseroan menjadwalkan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Oktober 2010.
Indofood CBP melepas 1.166.191.000 saham atau setara dengan 20% dari total saham perseroan setelah IPO sebanyak 5.830.954.000 saham. Bertindak sebagai penjamin emisi IPO adalah PT Kim Eng Securities, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas.
Dana IPO rencananya akan digunakan untuk melunasi utang, terutama utang perseroan kepada induknya INDF sebesar 70%. Sisanya digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan sebesar 30%.
Jadwal pelaksanaan masa penawaran awal (bookbuilding) pada 1-16 September 2010. Pernyataan efektif Bapepam-LK diperkirakan pada 24 September 2010. Masa penawaran pada 28-30 September 2010. Pencatatan di BEI pada 7 Oktober 2010.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
