detikfinance

Banpu Obral 8,72% Saham Indo Tambang Rp 36.150 per Saham

Indro Bagus - detikfinance
Kamis, 02/09/2010 14:49 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Banpu Minerals Singapore Pte Ltd (Banpu) melepaskan 98,532 juta (8,72%) sahamnya di PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) pada harga Rp 36.150 per saham, diskon 8,01% dari penutupan kemarin Rp 39.300 per saham. Total nilai transaksi sebesar Rp 3,561 triliun.

Menurut Presiden Direktur ITMG, Somyot Ruchirawat, Kamis (2/9/2010), Banpu, anak usaha yang seluruh sahamnya dimiliki Banpu Public Company Ltd, sepakat menjual kepemilikan di ITMG sebanyak 98,5 juta dengan harga Rp 36.150 per lembar.

Penjualan saham tersebut dilakukan pada 2 September 2010 melalui market placement. Proses jual beli diperkirakan bakal selesai pada 7 September 2010. Harga penjualan lebih rendah 8,01% dari harga ITMG pada penutupan kemarin Rp 39.300 per saham.

Transaksi tutup sendiri (crossing) di pasar negosiasi (NG) telah dilakukan pada hari ini diperantarai oleh broker PT Mandiri Sekuritas (CC). Berdasarkan data transaksi, 2 pihak tercatat membeli 8,72% yang didivestasikan tersebut.

Investor berbendera domestik mengambil alih 41.805.000 (3,70%) saham tersebut senilai Rp 1,511 triliun, sedangkan investor berbendera asing mengambil alih 56.727.000 (5,02%) saham tersebut senilai Rp 2,050 triliun.

Transaksi dengan harga diskon ini memukul jatuh harga saham ITMG di pasar reguler. Saat ini, harga ITMG bertengger di level Rp 36.700, turun Rp 2.600 (6,61%) dari penutupan kemarin Rp 39.300 per saham.

Penurunan saham ITMG secara drastis ini disinyalir memicu koreksi saham-saham unggulan lainnya yang kemudian menyebabkan terjadinya kepanikan di awal perdagangan tadi pagi. IHSG pun terseret jatuh ke zona merah setelah sempat menguat tajam.

Usai transaksi, Banpu melalui Banpu Minerals Singapore Pte Ltd (BMS) masih memegang saham mayoritas sebanyak 65% dari total yang yang dicatatkan di ITMG.

 

 



(dro/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.