IHSG Merah Sendirian di Asia
Kamis, 02/09/2010 16:08 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 13 poin dan menjadi satu-satunya indeks saham yang terkoreksi di kawasan Asia. Aksi ambil untung (profit taking) massal sempat membuat IHSG terpuruk mendekati level 3.100.
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik ke level 3.135,707 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.159,724, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 3.135,316.
Pergerakan IHSG hari ini sangat fluktuatif. Setelah menguat tajam di awal perdagangan, aksi profit taking dadakan memukul jatuh IHSG ke zona merah dengan cepat. IHSG pun sempat turun 30 poin ke level 3.105,808.
Untungnya, kubu pembeli langsung mengamankan posisi dengan mengangkat kembali IHSG agar tidak jatuh ke bawah level 3.100. Kendati demikian, daya beli kurang kuat untuk mendorong IHSG kembali ke zona positif.
Tarik menarik terjadi pada saham-saham unggulan di lantai bursa. Indeks saham pertambangan memimpin koreksi lantaran terseret koreksi tajam saham Indo Tambang (ITMG). Banpu, induk ITMG mengobral 8% sahamnya senilai Rp 3,5 triliun di harga diskon, yang menyebabkan investor melepaskan portofolionya untuk menyesuaikan dengan harga transaksi.
Indeks saham properti juga terpuruk tajam gara-gara aksi jual 3 pemilik Intiland (DILD) juga di harga diskon. Transaksi senilai Rp 1,1 triliun ini membuat harga DILD di pasar reguler terperosok 23,88% menyentuh batas bawah auto rejection.
Saham-saham raksasa perbankan juga didera tekanan jual yang menambah berat peluang IHSG untuk ditutup menguat. Meski demikian, penguatan indeks saham konsumsi, aneka industri, industri dasar, manufaktur dan perdagangan cukup menahan IHSG dari penurunan lebih dalam.
Transaksi asing juga mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 382,760 miliar.
Pada penutupan perdagangan Kamis, (2/9/2010), IHSG ditutup turun 13,167 poin (0,42%) ke level 3.122,149. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 3,615 poin (0,61%) ke level 589,768.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 106.273 kali pada volume 6,995 miliar lembar saham senilai Rp 9,172 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 121 saham turun dan 82 saham stagnan.
Indeks-indeks regional Asia seluruhnya menguat dengan rata-rata di atas 1%:
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.750 ke Rp 43.450, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.175 ke Rp 5.950, Astra International (ASII) naik Rp 650 ke Rp 50.050, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 18.650.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 92.000, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 2.200 ke Rp 37.100, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 17.750, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 16.000.
(dro/qom)
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik ke level 3.135,707 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.159,724, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 3.135,316.
Pergerakan IHSG hari ini sangat fluktuatif. Setelah menguat tajam di awal perdagangan, aksi profit taking dadakan memukul jatuh IHSG ke zona merah dengan cepat. IHSG pun sempat turun 30 poin ke level 3.105,808.
Untungnya, kubu pembeli langsung mengamankan posisi dengan mengangkat kembali IHSG agar tidak jatuh ke bawah level 3.100. Kendati demikian, daya beli kurang kuat untuk mendorong IHSG kembali ke zona positif.
Tarik menarik terjadi pada saham-saham unggulan di lantai bursa. Indeks saham pertambangan memimpin koreksi lantaran terseret koreksi tajam saham Indo Tambang (ITMG). Banpu, induk ITMG mengobral 8% sahamnya senilai Rp 3,5 triliun di harga diskon, yang menyebabkan investor melepaskan portofolionya untuk menyesuaikan dengan harga transaksi.
Indeks saham properti juga terpuruk tajam gara-gara aksi jual 3 pemilik Intiland (DILD) juga di harga diskon. Transaksi senilai Rp 1,1 triliun ini membuat harga DILD di pasar reguler terperosok 23,88% menyentuh batas bawah auto rejection.
Saham-saham raksasa perbankan juga didera tekanan jual yang menambah berat peluang IHSG untuk ditutup menguat. Meski demikian, penguatan indeks saham konsumsi, aneka industri, industri dasar, manufaktur dan perdagangan cukup menahan IHSG dari penurunan lebih dalam.
Transaksi asing juga mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 382,760 miliar.
Pada penutupan perdagangan Kamis, (2/9/2010), IHSG ditutup turun 13,167 poin (0,42%) ke level 3.122,149. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 3,615 poin (0,61%) ke level 589,768.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 106.273 kali pada volume 6,995 miliar lembar saham senilai Rp 9,172 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 121 saham turun dan 82 saham stagnan.
Indeks-indeks regional Asia seluruhnya menguat dengan rata-rata di atas 1%:
- Indeks Shanghai naik tajam 32,89 poin (1,25%) ke level 2.655,78.
- Indeks Hang Seng melesat 245,09 poin (1,19%) ke level 20.868,92.
- Indeks Nikkei 225 menguat 135,82 poin (1,52%) ke level 9.062,84.
- Indeks Strait Times naik 8,49 poin (0,28%) ke level 2.991,32.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.750 ke Rp 43.450, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.175 ke Rp 5.950, Astra International (ASII) naik Rp 650 ke Rp 50.050, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 18.650.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 92.000, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 2.200 ke Rp 37.100, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 17.750, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 16.000.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
