PLN Pasang Kabel Listrik Bawah Tanah 1.000 Km di Jakarta
Kamis, 02/09/2010 18:29 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang menargetkan pemasangan kabel listrik bawah tanah sepanjang 1.000 kilometer (km) bisa rampung di bulan Maret 2011. Saat ini, PLN sedang melakukan berbagai persiapan termasuk survei dan perizinan Pemda setempat.
"Kita akan garap dan selesaikan sesuai target di 31 Maret 2010. Itu termasuk 673 trafo distribusi di Jakarta," kata General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (2/9/2010).
Ia mengatakan, saat ini perusahaan pelat merah itu sedang melakukan berbagai persiapan termasuk survey tempat serta meminta izin kepada pemerintah daerah setempat. Jika semuanya sudah siap, maka proyek tersebut bisa dilakukan tahun ini juga.
"Proyek ini untuk listrik di Jakarta dan Tangerang. Ini untuk mengganti jaringan yang sudah overload serta sambungan-sambungan yang usianya sudah tua," jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengatakan, pemasangan kabel listrik tegangan menengah sepanjang 1.000 km ini dilakukan untuk mengganti kabel-kabel tua yang sudah berusia hingga 35 tahun.
Kabel-kabel tua inilah yang dipercaya sering menjadi penyebab gangguan listrik di sekitar Jakarta. Dana yang digunakan untuk proyek ini seluruhnya akan diambil dari kas internal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) listrik tersebut.
(ang/dnl)
"Kita akan garap dan selesaikan sesuai target di 31 Maret 2010. Itu termasuk 673 trafo distribusi di Jakarta," kata General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (2/9/2010).
Ia mengatakan, saat ini perusahaan pelat merah itu sedang melakukan berbagai persiapan termasuk survey tempat serta meminta izin kepada pemerintah daerah setempat. Jika semuanya sudah siap, maka proyek tersebut bisa dilakukan tahun ini juga.
"Proyek ini untuk listrik di Jakarta dan Tangerang. Ini untuk mengganti jaringan yang sudah overload serta sambungan-sambungan yang usianya sudah tua," jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengatakan, pemasangan kabel listrik tegangan menengah sepanjang 1.000 km ini dilakukan untuk mengganti kabel-kabel tua yang sudah berusia hingga 35 tahun.
Kabel-kabel tua inilah yang dipercaya sering menjadi penyebab gangguan listrik di sekitar Jakarta. Dana yang digunakan untuk proyek ini seluruhnya akan diambil dari kas internal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) listrik tersebut.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
