PLN Kejar 160 Ribu Pelanggan Listrik Prabayar di Jakarta
Kamis, 02/09/2010 18:42 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) targetkan pelanggan prabayar di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebanyak 160.000 pelanggan. Hingga bulan Agustus ini, jumlah pelanggan listrik prabayar perusahaan pelat merah itu sebanyak 58.000 pelanggan.
Demikian hal itu diungkapkan General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (2/9/2010).
"Dalam 4 bulan ini berarti kita harus mengejar sekitar 110.000 pelanggan lagi," katanya
Ia optimistis target tersebut bisa tercapai, pasalnya material tambahan yang diperlukan untuk para pelanggan listrik tersebut akan tersedia di bulan September.
"Bulan September kita akan terima 10.000 lagi, jadi untuk bulan depan sudah ada sekitar 40.000 meteran baru," katanya.
Dengan adanya pasokan meteran baru tersebut, ia berharap para calon pelanggan listrik prabayar PLN yang selama ini sudah mengantre untuk dilayani bisa segera menikmati listriknya.
Ia mengakui, saat ini sudah cukup banyak calon pelanggan di Jakarta yang mengantri untuk dilayani, namun dengan keterbatasan materi, maka hingga kini belum bisa mendapat listrik.
"Bulan-bulan kemarin itu sampai Juni ada sedikit masalah di pasokan material. Tapi mulai bulan Juli kemarin sudah mulai masuk material baru," jelasnya.
(ang/dnl)
Demikian hal itu diungkapkan General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (2/9/2010).
"Dalam 4 bulan ini berarti kita harus mengejar sekitar 110.000 pelanggan lagi," katanya
Ia optimistis target tersebut bisa tercapai, pasalnya material tambahan yang diperlukan untuk para pelanggan listrik tersebut akan tersedia di bulan September.
"Bulan September kita akan terima 10.000 lagi, jadi untuk bulan depan sudah ada sekitar 40.000 meteran baru," katanya.
Dengan adanya pasokan meteran baru tersebut, ia berharap para calon pelanggan listrik prabayar PLN yang selama ini sudah mengantre untuk dilayani bisa segera menikmati listriknya.
Ia mengakui, saat ini sudah cukup banyak calon pelanggan di Jakarta yang mengantri untuk dilayani, namun dengan keterbatasan materi, maka hingga kini belum bisa mendapat listrik.
"Bulan-bulan kemarin itu sampai Juni ada sedikit masalah di pasokan material. Tapi mulai bulan Juli kemarin sudah mulai masuk material baru," jelasnya.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
