IHSG Jajal Lagi Rekor Tertinggi Baru
Jumat, 03/09/2010 11:38 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I akhir pekan ini menguat ke level 3.147 seiring dengan aksi beli pada sebagian besar saham unggulan. IHSG berpeluang mencetak rekor tertinggi baru hari ini.
IHSG dibuka naik ke level 3.122,246 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.152,425, naik 30 poin dari penutupan kemarin di level 3.122,149.
Sejak awal perdagangan, IHSG menapak mantap di teritori positif. Aksi beli pada sebagian besar saham unggulan mendorong IHSG naik cukup tinggi, terutama jika dibandingkan bursa-bursa regional Asia lainnya.
Penguatan saham-saham sektor pertambangan dan aneka industri menopang kenaikan IHSG. Seluruh indeks saham sektoral menguat. Kenaikan IHSG berpeluang lanjut pada sesi II nanti, sebagaimana kebiasaan perdagangan akhir pekan selalu diiringi dengan penguatan massal pada perdagangan sesi II.
Jika demikian, IHSG berpeluang menutup perdagangan akhir pekan ini dengan mencetak rekor tertinggi baru. Rekor penutupan tertinggi IHSG sebelumnya terjadi pada perdagangan 26 Agustus 2010 di level 3.145,135.
Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 92,877 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Jumat, (3/9/2010), IHSG ditutup naik 24,894 poin (0,79%) ke level 3.147,043. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 4,327 poin (0,73%) ke level 594,095.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 52.159 kali pada volume 2,042 miliar lembar saham senilai Rp 1,821 triliun. Sebanyak 112 saham naik, 71 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis:
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 1.150 ke Rp 7.100, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.100 ke Rp 38.200, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 700 ke Rp 21.150, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 50.600.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 43.100, Astra Agro (AALI) turun Rp 100 ke Rp 20.00, PGN (PGAS) turun Rp 75 ke Rp 3.825, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 8.850.
(dro/qom)
IHSG dibuka naik ke level 3.122,246 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.152,425, naik 30 poin dari penutupan kemarin di level 3.122,149.
Sejak awal perdagangan, IHSG menapak mantap di teritori positif. Aksi beli pada sebagian besar saham unggulan mendorong IHSG naik cukup tinggi, terutama jika dibandingkan bursa-bursa regional Asia lainnya.
Penguatan saham-saham sektor pertambangan dan aneka industri menopang kenaikan IHSG. Seluruh indeks saham sektoral menguat. Kenaikan IHSG berpeluang lanjut pada sesi II nanti, sebagaimana kebiasaan perdagangan akhir pekan selalu diiringi dengan penguatan massal pada perdagangan sesi II.
Jika demikian, IHSG berpeluang menutup perdagangan akhir pekan ini dengan mencetak rekor tertinggi baru. Rekor penutupan tertinggi IHSG sebelumnya terjadi pada perdagangan 26 Agustus 2010 di level 3.145,135.
Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 92,877 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Jumat, (3/9/2010), IHSG ditutup naik 24,894 poin (0,79%) ke level 3.147,043. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 4,327 poin (0,73%) ke level 594,095.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 52.159 kali pada volume 2,042 miliar lembar saham senilai Rp 1,821 triliun. Sebanyak 112 saham naik, 71 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis:
- Indeks Shanghai turun 12,27 poin (0,46%) ke level 2.643,50.
- Indeks Hang Seng naik tipis 11,88 poin (0,06%) ke level 20.878,98.
- Indeks Nikkei-225 turun tipis 0,16 poin (0,01%) ke level 9.062,68.
- Indeks Strait Times melemah tipis 6,76 poin (0,23%) ke level 2.979,33.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 1.150 ke Rp 7.100, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.100 ke Rp 38.200, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 700 ke Rp 21.150, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 50.600.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 43.100, Astra Agro (AALI) turun Rp 100 ke Rp 20.00, PGN (PGAS) turun Rp 75 ke Rp 3.825, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 8.850.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
