detikfinance

Kadin Berharap Bunga Kredit Turun ke 14-16%

Ramdhania El Hida - detikfinance
Jumat, 03/09/2010 12:56 WIB
Jakarta - Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia mengharapkan suku bunga kredit perbankan bisa turun hingga kisaran 14-16%.

Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang UMKM dan Koperasi Sandiaga Uno menyatakan, saat ini suku bunga kredit masih tinggi pada kisaran 20-22%. Hal ini akan berpengaruh pada daya saing.

"Bunga kredit masih tinggi. Apalagi UMKM kita di posisi rentan. Kita harapkan bisa di 14-16%. Sekarang masih 20-22%," ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jumat (3/9/2010).

Sandi menyatakan sampai saat ini pihaknya belum merasakan dampak penurunan suku bunga kredit beberapa waktu lalu.

"Belum sama sekali, ini masih dablek di 22%. Kita maklumi perbankan berat karena cost of money yang tinggi, biaya risiko, tapi paling tidak bisa 18 atau 16%," harapnya.

Selain itu, Sandi mengharapkan tersedianya akses untuk dapat menikmati fasilitas kredit tersebut. "Akses yang dirasakan masih kurang. Walaupun suku bunga turun tapi tidak ada akses maka percuma," ujarnya.

Untuk itu dengan terpilihnya Darmin Nasution sebagai Gubernur baru Bank Indonesia, lanjut Sandi, bisa mengatasi masalah suku bunga kredit yang tinggi.

"Dengan Gubernur baru ini bisa memotong siklus maut yang menyebabkan suku bunga tidak dapat diturunkan," tandasnya.



(nia/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?