detikfinance

Aturan Baru BI

GWM Primer Naik Jadi 8%, LDR Dibatasi 78-100%

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 03/09/2010 14:25 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) akhirnya mengeluarkan aturan baru soal Giro Wajib Minimum (GWM) dan Loan to Deposit Ratio (LDR). GWM primer perbankan dinaikkan dari 5% menjadi 8% dari Dana Pihak Ketiga (DPK) rupiah bank, sementara LDR bank dipatok di kisaran 78-100%.

Demikian disampaikan oleh Gubernur BI Darmin Nasution dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (3/9/2010).

"Mempertimbangkan adanya potensi tekanan inflasi ke depan, Dewan Gubernur BI merasa penting untuk menaikkan rasio GWM primer dari 5% menjadi 8% dari DPK rupiah mengingat jumlah kelebihan likuiditas masih besar," jelas Darmin.

Dikatakan Darmin, atas penambahan GWM ini, maka BI akan memberikan remunerasi atau bunga sebesar 2,5%. Aturan baru ini mulai diterapkan pada 1 November 2010.

"Kombinasi kebijakan tersebut dipandang memadai untuk menjaga stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan di tengah arus modal yang masih tinggi," katanya.

Sementara untuk LDR, BI menetapkan batas bawah LDR adalah 78% dan batas atasnya adalah 100%. "Untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan Dewan Gubernur juga mengatur ketentuan GWM berdasarkan LDR agar kredit perbankan tumbuh dengan berlandaskan prinsip kehati-hatian," ujarnya.

Dikatakan Darmin, bank dengan LDR di luar kisaran tersebut akan dikenakan disinsentif berdasarkan selisih terhadap target. Apabila LDR bank melebihi target dengan kondisi permodalan yang memadai bank dapat memperoleh insentif.

Aturan LDR ini diberlakukan mulai 1 Maret 2011, jadi bank mempunyai waktu untuk menyesuaikan.



(dnl/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?