Kredit Tumbuh 20,3% Hingga Agustus
Jumat, 03/09/2010 14:55 WIB
Jakarta - Pertumbuhan kredit industri perbankan sampai dengan akhir Agustus 2010 sudah mencapai 20,3%. Bank Indonesia (BI) optimistis kredit sampai akhir tahun dapat tumbuh sesuai target di kisaran 22%-24%.
Demikian disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dalam konferensi persnya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (03/09/2010).
"Fungsi intermediasi perbankan terus membaik, dimana tercermin pada angka pertumbuhan kredit yang meningkat mencapai 20,3% (yoy) pada Agustus 2010," ujar Darmin.
Ia optimistis target akan tercapai di akhir tahun sebesar 22%-24% seiring dengan berjalannya kebijakan yang baru diterapkan untuk mendorong fungsi intermediasi bank.
"Kredit akan mencapai target karena didorong dengan kebijakan LDR-GWM," jelasnya.
Sementara itu ditempat yang sama Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Hadad menuturkan untuk kredit valas per Agustus 2010 tercatat masih cukup rendah.
"Kredit valas itu lebih rendah dari rupiah, secara year on year kredit valas baru tumbuh 11%," ungkap Muliaman.
Muliaman mengatakan, sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) kredit valas sampai akhir tahun ditargetkan akan mencapai 17%.
"Kredit valas targetnya ya sekitar 17% lah pertumbuhannya," imbuhnya.
(dru/qom)
Demikian disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dalam konferensi persnya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (03/09/2010).
"Fungsi intermediasi perbankan terus membaik, dimana tercermin pada angka pertumbuhan kredit yang meningkat mencapai 20,3% (yoy) pada Agustus 2010," ujar Darmin.
Ia optimistis target akan tercapai di akhir tahun sebesar 22%-24% seiring dengan berjalannya kebijakan yang baru diterapkan untuk mendorong fungsi intermediasi bank.
"Kredit akan mencapai target karena didorong dengan kebijakan LDR-GWM," jelasnya.
Sementara itu ditempat yang sama Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Hadad menuturkan untuk kredit valas per Agustus 2010 tercatat masih cukup rendah.
"Kredit valas itu lebih rendah dari rupiah, secara year on year kredit valas baru tumbuh 11%," ungkap Muliaman.
Muliaman mengatakan, sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) kredit valas sampai akhir tahun ditargetkan akan mencapai 17%.
"Kredit valas targetnya ya sekitar 17% lah pertumbuhannya," imbuhnya.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
