Terbitkan Obligasi Rp 700 Miliar, BW Plantation Tunjuk 3 Penjamin Emisi
Jumat, 03/09/2010 17:10 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT BW Plantation Tbk (BWPT) telah menunjuk tiga penjamin emisi (underwriter) atas rencana penerbitan obligasi Rp 700 miliar. Mereka adalah PT Danareksa Sekuritas, PT BNI Securities, dan PT Kresna Graha Sekurindo Tbk.
Menurut Corporate Secretary BWPT, Kelik Irwanto, perseroan tetap akan menerbitkan nilai surat utang sebesar Rp 700 miliar. Hasil penggalangan dana obligasi akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) hingga tahun 2012.
"Tidaklah, tidak dinaikkan. Jumlahnya tetap Rp 700 miliar, sesuai dengan kebutuhan capex kita 2011-2012," paparnya saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Obligasi milik perseroan pun hanya diterbitkan dalam satu seri. Meskipun nilai surat utang tergolong besar, namun BWPT memilih tidak memecah menjadi beberapa seri.
"Dana ini termasuk untuk biaya penambahan lahan sawit baik inti ataupun plasma," papar Kelik.
Staf BWPT pun hari ini baru memasukkan dokumen permohonan penerbitan surat utang ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Diharapkan proses akan berjalan lancar dan obligasi dapat terbit di bulan November 2010.
"Kita baru saja akan memasukkan. Mudah-mudahan bisa terbit November," ujar salah satu staf BWPT yang enggan menyebutkan namanya.
(wep/dro)
Menurut Corporate Secretary BWPT, Kelik Irwanto, perseroan tetap akan menerbitkan nilai surat utang sebesar Rp 700 miliar. Hasil penggalangan dana obligasi akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) hingga tahun 2012.
"Tidaklah, tidak dinaikkan. Jumlahnya tetap Rp 700 miliar, sesuai dengan kebutuhan capex kita 2011-2012," paparnya saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Obligasi milik perseroan pun hanya diterbitkan dalam satu seri. Meskipun nilai surat utang tergolong besar, namun BWPT memilih tidak memecah menjadi beberapa seri.
"Dana ini termasuk untuk biaya penambahan lahan sawit baik inti ataupun plasma," papar Kelik.
Staf BWPT pun hari ini baru memasukkan dokumen permohonan penerbitan surat utang ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Diharapkan proses akan berjalan lancar dan obligasi dapat terbit di bulan November 2010.
"Kita baru saja akan memasukkan. Mudah-mudahan bisa terbit November," ujar salah satu staf BWPT yang enggan menyebutkan namanya.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
