Saham Perusahaan RI Terus Diborong Asing
Sabtu, 04/09/2010 17:31 WIB
Jakarta - Nilai net beli investor asing di pasar saham tercatat mencapai Rp 90 miliar/hari selama bulan Agustus 2010. Maraknya transaksi perdagangan oleh investor asing memberikan kontribusi positif terhadap meningkatnya transaksi perdagangan secara keseluruhan.
Demikian disampaikan BI dalam Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikutip detikFinance, Sabtu (4/9/2010).
BI mengatakan, perkembangan kondisi fundamental perekonomian Indonesia memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada bulan Agustus 2010. Meskipun sempat mengalami koreksi pada awal bulan, IHSG kembali menguat selama bulan Agustus 2010 sehingga ditutup pada level 3081,8.
Perkembangan beberapa indikator penting dari sisi makro ekonomi seperti nilai tukar yang relatif stabil, perekonomian yang semakin membaik serta suku bunga yang relatif rendah semakin menambah kepercayaan investor luar negeri khususnya untuk menempatkan dananya di pasar saham.
Dalam perkembangannya, IHSG menguat 0,41% dan mampu mencapai rekor level tertinggi di level 3.145,13. Dari sisi mikro emiten, fundamental emiten masih cukup terjaga.
Hal tersebut di antaranya tercermin pada laporan keuangan semester I-2010 beberapa emiten yang menunjukkan perolehan keuntungan yang cukup tinggi.
Selain itu, kinerja emiten yang cukup baik juga tercermin pada indikator Return On Asset (ROA) di beberapa sektor yang menunjukkan peningkatan. Pembagian dividen oleh beberapa emiten juga merupakan indikator masih cukup kuatnya fundamental emiten 2010.
Kondusifnya perekonomian Indonesia mendorong investor asing untuk terus menanamkan modalnya di pasar saham Indonesia. Kepercayaan investor asing terus tumbuh sebagaimana tercermin pada transaksi asing yang selalu mencatat beli neto pada 3 (tiga) bulan terakhir.
"Maraknya transaksi perdagangan oleh investor asing memberikan kontribusi positif terhadap meningkatnya transaksi perdagangan secara keseluruhan. Transaksi perdagangan saham selama bulan Agustus 2010 tercatat sebesar Rp 2,5 triliun per hari dengan rata-rata saham yang ditransaksikan sebesar 4 miliar saham per hari," tutur laporan tersebut.
(dnl/dnl)
Demikian disampaikan BI dalam Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikutip detikFinance, Sabtu (4/9/2010).
BI mengatakan, perkembangan kondisi fundamental perekonomian Indonesia memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada bulan Agustus 2010. Meskipun sempat mengalami koreksi pada awal bulan, IHSG kembali menguat selama bulan Agustus 2010 sehingga ditutup pada level 3081,8.
Perkembangan beberapa indikator penting dari sisi makro ekonomi seperti nilai tukar yang relatif stabil, perekonomian yang semakin membaik serta suku bunga yang relatif rendah semakin menambah kepercayaan investor luar negeri khususnya untuk menempatkan dananya di pasar saham.
Dalam perkembangannya, IHSG menguat 0,41% dan mampu mencapai rekor level tertinggi di level 3.145,13. Dari sisi mikro emiten, fundamental emiten masih cukup terjaga.
Hal tersebut di antaranya tercermin pada laporan keuangan semester I-2010 beberapa emiten yang menunjukkan perolehan keuntungan yang cukup tinggi.
Selain itu, kinerja emiten yang cukup baik juga tercermin pada indikator Return On Asset (ROA) di beberapa sektor yang menunjukkan peningkatan. Pembagian dividen oleh beberapa emiten juga merupakan indikator masih cukup kuatnya fundamental emiten 2010.
Kondusifnya perekonomian Indonesia mendorong investor asing untuk terus menanamkan modalnya di pasar saham Indonesia. Kepercayaan investor asing terus tumbuh sebagaimana tercermin pada transaksi asing yang selalu mencatat beli neto pada 3 (tiga) bulan terakhir.
"Maraknya transaksi perdagangan oleh investor asing memberikan kontribusi positif terhadap meningkatnya transaksi perdagangan secara keseluruhan. Transaksi perdagangan saham selama bulan Agustus 2010 tercatat sebesar Rp 2,5 triliun per hari dengan rata-rata saham yang ditransaksikan sebesar 4 miliar saham per hari," tutur laporan tersebut.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
