Perbanas : BI Terlalu Merespon Tekanan Politik
Minggu, 05/09/2010 10:23 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Persatuan bank-bank nasional (Perbanas) menilai Bank Indonesia (BI) terlalu merespon tekanan politik, terutama dalam menerapkan sejumlah kebijakan yang dikeluarkan beberapa waktu belakangan. Perbanas minta Gubernur BI Darmin Nasution menghindari tekanan-tekanan dari DPR RI.
"Dalam beberapa kebijakan terakhir ada nuansa BI terlalu merespon tekanan pasar jangka pendek atau karena adanya tekanan politik," ujar Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono dalam temu wartawan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Sabtu (4/9/2010).
Sigit menilai, dalam beberapa kebijakan terakhir yang ditetapkan BI terlihat adanya kesan BI terlalu menanggapi berbagai tekanan dari luar, terutama tekanan politik. Misalnya, lanjut Sigit, regulasi Loan to Deposit Ratio (LDR) yang dikaitkan dengan penetuan Giro Wajib Minimum (GWM).
Menurutnya, menaikkan GWM memang bisa mengendalikan inflasi. Namun, BI dinilai Sigit harus bisa mengaitkannya dengan LDR. Sebab, salah-salah bisa menimbulkan kebijakan yang kontradiktif dan menghambat kinerja perbankan.
"Arahnya membingungkan antara mendorong kredit atau menekan kredit," ujarnya.
Oleh sebab itu, Sigit menegaskan agar Darmin sebagai Gubernur BI yang baru sebaiknya tidak terlalu menghiraukan tekanan-tekanan yang diberikan DPR RI. Sigit mewakili perbanas meminta Darmin fokus pada kebijakan-kebijakan perbankan ketimbang menimbang-nimbang usulan yang bersifat politis.
"Nggak ada yang namanya disetujui dengan syarat. Disetujui ya disetujui saja. Kalau sudah jadi Gubernur BI nggak ada yang bisa turunkan. Gubernur BI itu kan lebih sakti dari yang lain. Pergantian cuma bisa dilakukan kalau terkait kriminal. Gubernur BI nggak perlu takut pada pemerintah," tandasnya.
(dro/dro)
"Dalam beberapa kebijakan terakhir ada nuansa BI terlalu merespon tekanan pasar jangka pendek atau karena adanya tekanan politik," ujar Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono dalam temu wartawan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Sabtu (4/9/2010).
Sigit menilai, dalam beberapa kebijakan terakhir yang ditetapkan BI terlihat adanya kesan BI terlalu menanggapi berbagai tekanan dari luar, terutama tekanan politik. Misalnya, lanjut Sigit, regulasi Loan to Deposit Ratio (LDR) yang dikaitkan dengan penetuan Giro Wajib Minimum (GWM).
Menurutnya, menaikkan GWM memang bisa mengendalikan inflasi. Namun, BI dinilai Sigit harus bisa mengaitkannya dengan LDR. Sebab, salah-salah bisa menimbulkan kebijakan yang kontradiktif dan menghambat kinerja perbankan.
"Arahnya membingungkan antara mendorong kredit atau menekan kredit," ujarnya.
Oleh sebab itu, Sigit menegaskan agar Darmin sebagai Gubernur BI yang baru sebaiknya tidak terlalu menghiraukan tekanan-tekanan yang diberikan DPR RI. Sigit mewakili perbanas meminta Darmin fokus pada kebijakan-kebijakan perbankan ketimbang menimbang-nimbang usulan yang bersifat politis.
"Nggak ada yang namanya disetujui dengan syarat. Disetujui ya disetujui saja. Kalau sudah jadi Gubernur BI nggak ada yang bisa turunkan. Gubernur BI itu kan lebih sakti dari yang lain. Pergantian cuma bisa dilakukan kalau terkait kriminal. Gubernur BI nggak perlu takut pada pemerintah," tandasnya.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
