Fauzi Bowo : Jangan Terlalu Mudah Bawa Sanak Saudara Adu Nasib di Jakarta
Minggu, 05/09/2010 12:58 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta kepada para pemudik tidak membawa sanak saudaranya untuk mengadu nasib di ibukota saat mereka kembali ke Jakarta.
Hal itu disampaikannya dalam acara pelepasan 5.000 ahli bangunan yang ikut mudik bersama PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
“Pesan saya jangan terlalu mudah bawa sanak saudara untuk adu nasib ke Jakarta, kecuali penuhi syarat kependudukan yang ada. Kalau penuhi syarat, silakan saja. Karena ibukorta ini milik kita semua dan semua ingin ibukota ini tertib,” ungkap pria yang akrab dipanggil Foke ini.
Seperti diketahui, fenomena pemudik membawa sanak saudara saat kembali ke Jakarta memang kerap kali terjadi. Hal ini menyebabkan Jakarta akan semakin padat. Kehadiran para pendatang baru tersebut juga dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran di Ibukota, jika para pendatang baru itu tidak memiliki keahlian apapun.
Pemda DKI Jakarta mencatat jumlah penduduk Jakarta saat ini mencapai 9.588.198 orang. Dalam Sensus Penduduk 2010 pada Mei lalu menyebutkan, laju pertumbuhan penduduk di Jakarta sendiri mencapai 1,4 persen atau kira-kira 135.000 per tahun.
(epi/dro)
Hal itu disampaikannya dalam acara pelepasan 5.000 ahli bangunan yang ikut mudik bersama PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
“Pesan saya jangan terlalu mudah bawa sanak saudara untuk adu nasib ke Jakarta, kecuali penuhi syarat kependudukan yang ada. Kalau penuhi syarat, silakan saja. Karena ibukorta ini milik kita semua dan semua ingin ibukota ini tertib,” ungkap pria yang akrab dipanggil Foke ini.
Seperti diketahui, fenomena pemudik membawa sanak saudara saat kembali ke Jakarta memang kerap kali terjadi. Hal ini menyebabkan Jakarta akan semakin padat. Kehadiran para pendatang baru tersebut juga dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran di Ibukota, jika para pendatang baru itu tidak memiliki keahlian apapun.
Pemda DKI Jakarta mencatat jumlah penduduk Jakarta saat ini mencapai 9.588.198 orang. Dalam Sensus Penduduk 2010 pada Mei lalu menyebutkan, laju pertumbuhan penduduk di Jakarta sendiri mencapai 1,4 persen atau kira-kira 135.000 per tahun.
(epi/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
