LQ45 Tembus 600, IHSG Sundul 3.200
Senin, 06/09/2010 12:09 WIB
(Foto: Dok detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I dengan kenaikan tajam 35 poin setelah sempat menembus level 3.200. Masuknya dana asing lebih dari Rp 500 miliar juga mendorong indeks LQ45 melesat menembus level 600.
IHSG dibuka naik ke level 3.164,473 dan kemudian menguat tajam hingga sempat menyentuh level 3.204,616, melesat 40 poin dari penutupan akhir pekan lalu di level 3.164,277.
Sejak awal perdagangan, IHSG langsung melesat cukup tinggi dan terus melanjutkan penguatan seiring dengan tren penguatan bursa-bursa regional. Menjelang lebaran, investor memutuskan mengambil posisi untuk mengamankan portofolionya sebelum memasuki periode cuti bersama.
Saham-saham di segala sektor diburu investor, tak hanya saham-saham unggulan, saham-saham lapis dua pun naik cukup tinggi sehingga mendorong IHSG naik tajam. Masuknya dana investor asing secara massif juga mendorong IHSG terus menguat. IHSG berhasil menembus level 3.200, sedangkan indeks LQ45 menembus level 600.
Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) cukup besar Rp 564,714 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Senin, (6/9/2010), IHSG ditutup melesat 35,390 poin (1,11%) ke level 3.199,667. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 6,240 poin (1,04%) ke level 604,156.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 50.818 kali pada volume 1,765 miliar lembar saham senilai Rp 2,211 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 54 saham turun dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat cukup tinggi:
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bir Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 195.000, Astra International (ASII) naik Rp 1.600 ke Rp 51.600, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.400 ke Rp 8.500, BTPN naik Rp 400 ke Rp 10.600.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 46.950, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 18.700, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 10.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 6.500.
(dro/qom)
IHSG dibuka naik ke level 3.164,473 dan kemudian menguat tajam hingga sempat menyentuh level 3.204,616, melesat 40 poin dari penutupan akhir pekan lalu di level 3.164,277.
Sejak awal perdagangan, IHSG langsung melesat cukup tinggi dan terus melanjutkan penguatan seiring dengan tren penguatan bursa-bursa regional. Menjelang lebaran, investor memutuskan mengambil posisi untuk mengamankan portofolionya sebelum memasuki periode cuti bersama.
Saham-saham di segala sektor diburu investor, tak hanya saham-saham unggulan, saham-saham lapis dua pun naik cukup tinggi sehingga mendorong IHSG naik tajam. Masuknya dana investor asing secara massif juga mendorong IHSG terus menguat. IHSG berhasil menembus level 3.200, sedangkan indeks LQ45 menembus level 600.
Transaksi asing juga mencatat pembelian bersih (foreign net buy) cukup besar Rp 564,714 miliar.
Pada penutupan perdagangan Sesi I Senin, (6/9/2010), IHSG ditutup melesat 35,390 poin (1,11%) ke level 3.199,667. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 6,240 poin (1,04%) ke level 604,156.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 50.818 kali pada volume 1,765 miliar lembar saham senilai Rp 2,211 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 54 saham turun dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat cukup tinggi:
- Indeks Shanghai naik 26,07 poin (0,98%) ke level 2.681,46.
- Indeks Hang Seng melesat 277,45 poin (1,32%) ke level 21,248,95.
- Indeks Nikkei-225 naik tajam 136,60 poin (1,50%) ke level 9.250,26.
- Indeks Strait Times menguat tipis 7,44 poin (0,25%) ke level 3.010,00.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bir Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 195.000, Astra International (ASII) naik Rp 1.600 ke Rp 51.600, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.400 ke Rp 8.500, BTPN naik Rp 400 ke Rp 10.600.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 46.950, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 18.700, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 10.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 6.500.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
