Incar Rp 340 Miliar, Pemerintah Lego Saham di 3 BUMN
Senin, 06/09/2010 16:54 WIB
Jakarta - Pemerintah akan melepas seluruh kepemilikan saham di 3 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui mekanisme strategic sales di tahun 2011. Dari penjualan saham ketiganya pemerintah berharap bisa meraup dana sebanyak Rp 340 miliar.
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu, tiga perusahaan pelat merah itu antara lain PT Cambrics Primissima, PT Kertas Padalarang, dan PT Sarana Karya.
"Nanti dananya masuk ke kas pemerintah," katanya di Komisi VI DPR, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Menurut Said, dua di antara BUMN itu sudah ada yang menawar, seperti PT Cambrics Primissima akan dibeli oleh Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) dan Kertas Padalarang oleh Perum Peruri. Sementara untuk Sarana Karya masih akan ditawarkan ke beberapa pihak.
"Kalau Sarana Karya itu (PT) Timah pernah nawar, nanti juga kita tawarkan ke beberapa perusahaan," ujarnya.
Ia mengatakan, rencana pelepasan saham itu telah mendapat arahan dari Komite Privatisasi (No.KEP-08/M.EKON/02/2010 tanggal 1 Februari 2010) dan rekomendasi dari Menkeu (No.83/ MK.06/2010 tanggal 22 Februari 2010).
Pelaksanaannya tinggal mendapat persetujuan DPR RI, proses penerbitan PP dan pembentukan tim lalu seleksi dan penetapan lembaga/profesi penunjang.
Selain privatisasi 3 BUMN itu, Kementerian BUMN juga akan melakukan privatisasi terhadap 3 PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yaitu III, IV, dan VII. Ketiganya akan melepas saham melalui penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)
Privatisasi ketiganya ini sempat tertunda karena terlebih dahulu akan dilakukan restrukturisasi sektoral melalui pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN Perkebunan yang merupakan pelaksanaan dari Inpres No. 1 Tahun 2010 terkait dengan Rightsizing 33 BUMN
Menurut Said, rencana privatisasi 3 BUMN perkebunan ini sudah disampaikan kepada DPR untuk dapat dijadwalkan pembasahan dan konsultasi bersama dewan.
(ang/dnl)
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu, tiga perusahaan pelat merah itu antara lain PT Cambrics Primissima, PT Kertas Padalarang, dan PT Sarana Karya.
"Nanti dananya masuk ke kas pemerintah," katanya di Komisi VI DPR, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Menurut Said, dua di antara BUMN itu sudah ada yang menawar, seperti PT Cambrics Primissima akan dibeli oleh Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) dan Kertas Padalarang oleh Perum Peruri. Sementara untuk Sarana Karya masih akan ditawarkan ke beberapa pihak.
"Kalau Sarana Karya itu (PT) Timah pernah nawar, nanti juga kita tawarkan ke beberapa perusahaan," ujarnya.
Ia mengatakan, rencana pelepasan saham itu telah mendapat arahan dari Komite Privatisasi (No.KEP-08/M.EKON/02/2010 tanggal 1 Februari 2010) dan rekomendasi dari Menkeu (No.83/ MK.06/2010 tanggal 22 Februari 2010).
Pelaksanaannya tinggal mendapat persetujuan DPR RI, proses penerbitan PP dan pembentukan tim lalu seleksi dan penetapan lembaga/profesi penunjang.
Selain privatisasi 3 BUMN itu, Kementerian BUMN juga akan melakukan privatisasi terhadap 3 PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yaitu III, IV, dan VII. Ketiganya akan melepas saham melalui penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)
Privatisasi ketiganya ini sempat tertunda karena terlebih dahulu akan dilakukan restrukturisasi sektoral melalui pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN Perkebunan yang merupakan pelaksanaan dari Inpres No. 1 Tahun 2010 terkait dengan Rightsizing 33 BUMN
Menurut Said, rencana privatisasi 3 BUMN perkebunan ini sudah disampaikan kepada DPR untuk dapat dijadwalkan pembasahan dan konsultasi bersama dewan.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
