detikfinance

Pemerintah Bidik Rp 35 Triliun dari IPO dan Rights Issue 4 BUMN

Angga Aliya - detikfinance
Senin, 06/09/2010 17:35 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan rencana privatisasi empat perusahaan pelat merah tahun ini bisa meraup total dana sebanyak Rp 35 triliun. Dua BUMN akan melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) dan dua sisanya melalui rights issue.

"Dari empat BUMN itu dana yang bisa diraup sekitar Rp 35 triliun," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Komisi VI DPR, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).

Empat perusahaan negara yang akan diprivatisasi oleh pemerintah melalui IPO adalah PT Krakatau Steel dan PT Garuda Indonesia, sementara dua lainnya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri Tbk.

Dengan jumlah dana yang sangat tinggi tersebut, pemerintah berharap adanya campur tangan investor asing dalam aksi korporasi tersebut. Untungnya, kata Mustafa, hingga kini sudah cukup banyak investor asing yang tertarik untuk menanamkan modalnya

"Banyak juga asing yang berminat. Tapi alokasinya nanti tergantung dari penjamin emisi," jelasnya.

Meski demikian, ia berharap para penjamin emisi tersebut bisa lebih mementingkan porsi investor lokal terlebih dahulu.

Krakatau Steel berharap bisa meraup dana sekitar Rp 6-7 triliun melalui IPO, sementara Garuda sebanyak Rp 4-5 triliun. Sedangkan BNI menargetkan sebanyak Rp 10 triliun dan Bank Mandiri Rp 14 triliun.

Dengan demikian, total dana yang bisa diraup dari hasil aksi korporasi ketiganya sebanyak Rp 35 triliun.



(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.