BPN: RUU Pengadaan Tanah Berantas Aksi Spekulan
Senin, 06/09/2010 17:56 WIB
Jakarta - Pemerintah tengah memfinalisasi RUU Pengadaan tanah, yang akan diserahkan kepada DPR pada akhir September ini. Salah satu tujuan RUU ini adalah memberantas aksi spekulan tanah yang seringkali merugikan investor.
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto mengatakan, ada 5 prinsip yang menjadi pegangan pemerintah dalam pembuatan RUU Pengadaan Tanah ini.
"Substansi RUU ini akan difinalisasi akhir bulan. Tetapi hari ini yang bisa saya sampaikan kesepakatan-kesepakatan, schedule kita untuk menyelesaikan ini dan pembahasan. Termasuk kita sudah berbicara dengan stakeholder yang ada sekarang ini," tuturnya saat ditemui di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Joyo mengatakan, prinsip pertama yang dipegang dalam penyusunan RUU tersebut adalah pengadaan tanah harus bisa dijalankan oleh karena itu memang domain publik. Kedua hak masyarakat harus dijamin tetapi hak masyarakat harus genuine.
"Karena itu ada prinsip yang ketiga, yang diminta bahwa spekulasi atas tanah dalam pengadaan tanah diminimalkan. Keempat, prinsipnya adalah best practices dari pelaksanaan pengadaan tanah di negara-negara lain yang suitable dengan Indonesia bisa diadopsi, termasuk kelembagaannya. karena dulu kan kelembagannya banyak sekarang ini kelembagannya tunggal ya lembaga pertanahan," paparnya.
Ditegaskan Joyo dengan RUU ini maka praktik-praktik calo tanah akan dihapus. Sehingga investasi akan menjadi lebih pasti di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur.
(dnl/qom)
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto mengatakan, ada 5 prinsip yang menjadi pegangan pemerintah dalam pembuatan RUU Pengadaan Tanah ini.
"Substansi RUU ini akan difinalisasi akhir bulan. Tetapi hari ini yang bisa saya sampaikan kesepakatan-kesepakatan, schedule kita untuk menyelesaikan ini dan pembahasan. Termasuk kita sudah berbicara dengan stakeholder yang ada sekarang ini," tuturnya saat ditemui di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Joyo mengatakan, prinsip pertama yang dipegang dalam penyusunan RUU tersebut adalah pengadaan tanah harus bisa dijalankan oleh karena itu memang domain publik. Kedua hak masyarakat harus dijamin tetapi hak masyarakat harus genuine.
"Karena itu ada prinsip yang ketiga, yang diminta bahwa spekulasi atas tanah dalam pengadaan tanah diminimalkan. Keempat, prinsipnya adalah best practices dari pelaksanaan pengadaan tanah di negara-negara lain yang suitable dengan Indonesia bisa diadopsi, termasuk kelembagaannya. karena dulu kan kelembagannya banyak sekarang ini kelembagannya tunggal ya lembaga pertanahan," paparnya.
Ditegaskan Joyo dengan RUU ini maka praktik-praktik calo tanah akan dihapus. Sehingga investasi akan menjadi lebih pasti di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
