detikfinance

Besok Pasar Murah Digelar, Harga Daging Dijual Rp 55.000/Kg

Herdaru Purnomo - detikfinance
Senin, 06/09/2010 21:01 WIB
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT Darma Jaya menggelar pasar murah daging. Dalam pasar murah yang rencananya dilakukan di beberapa titik pasar besar tersebut, harga daging sapi akan dipatok di kisaran Rp 52.000-Rp 55.000 per kg.

"Kita akan melakukan pasar murah daging bersama PD Darma Jaya di beberapa titik di beberapa pasar di Jakarta. Nah, nanti di pasar murah daging tersebut harganya antara Rp 52.000-Rp 55.000 per kg," ujar Menteri Pertanian Suswono ketika ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (06/09/2010).

Rencananya, lanjut Suswono, pasar daging murah mulai dilakukan esok hari (Rabu, 07/09/2010) di dua pasar besar. "Pertama di pasar Jatinegara Kaum dan di Pasar Klender, Jakarta Timur," jelas Suswono.

Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu mengatakan harga daging menjelang lebaran biasanya memang akan ada kenaikan harga daging.

"Biasanya H-3 sampai H+3, dan terjadi di daging sapi, ayam, dan telur ayam," jelasnya.

Maka dari itu, Mari mengatakan dengan adanya pasar murah daging diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh daging murah.



(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.