detikfinance

IHSG Masih Perkasa Menguat 12 Poin

Angga Aliya - detikfinance
Selasa, 07/09/2010 12:13 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih perkasa ditutup menguat 12 poin. Laju IHSG tidak terpengaruh oleh bursa-bursa regional yang mulai lesu.

Memulai perdagangan, IHSG langsung menanjak cukup tinggi dan terus menguat seiring terus masuknya dana asing. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,154 poin (0,47%) ke level 3.232,302.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (7/9/2010), IHSG masih bertahan di zona hijau, naik 12,268 poin (0,38%) ke level 3.229,416. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 1,305 poin (0,21%) ke level 608,503.

Meski demikian, kekhawatiran terhadap adanya aksi profit tetap membayangi IHSG di hari terakhirnya sebelum memasuki libur menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 52.214 kali pada volume 2,484 miliar lembar saham senilai Rp 1,921 triliun. Sebanyak 100 saham naik, 71 saham turun dan 73 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia pagi tadi dibuka bervariasi, siang ini hampir semuanya masuk zona merah. Kecuali indeks Hang Seng yang masih menguat sangat tipis hanya 0,01%

Berikut kondisi bursa regional siang ini:
  • Indeks Komposit Shanghai turun 10,26 poin (0,38%) ke level 2.685,99.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 1,34 poin (0,01%) ke level 21.357,11.   
  • Indeks Nikkei 225 turun 34,24 poin (0,37%) ke level 9.267,08.   
  • Indeks Straits Times turun 9,73 poin (0,32%) ke level 3.024,85.
Saham-saham yang naik cukup tinggi dan masuk jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 1.700 ke Rp 10.200, Astra Internasional (ASII) naik Rp 950 ke Rp 53.350, Mayora (MYOR) naik Rp 400 ke Rp 10.700, dan SCTV (SCMA) naik Rp 300 ke Rp 3.625.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam dan masuk dalam kelompok top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.600 ke Rp 45.400, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 650 ke Rp 2.975, BTPN (BTPN) turun Rp 300 ke Rp 10.300, dan Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 18.350.

(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.