Menteri BUMN Belum Terima Gratifikasi Lebaran
Selasa, 07/09/2010 13:44 WIB
Foto: dok. detikFinance
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengakui belum mendapat gratifikasi di ramadhan tahun ini. Pasalnya, dirinya menginstruksikan semua pegawai baik di Kementerian BUMN maupun di BUMN-BUMN lain untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.
"Hohoho..belum tuh," ujarnya ketika ditanya apakah sudah mendapat gratifikasi pada lebaran tahun ini.
"Kita sudah keluarkan edaran baik di lingkup kementerian BUMN maupun di BUMN-BUMNnya sendiri tidak boleh menerima parsel dan bingkisan lebaran. Bingkisan lebaran ini kan bisa berupa sarung, tiket, tas, dan sebagainya. Kita tidak, belum mau menerima," tegas Mustafa saat ditemui di Pasar Murah Daging, Klender, Jakarta, Selasa (7/9/2010).
Mustafa menyatakan, jika gratifikasi tersebut sudah terlanjur terkirim ke pihaknya maka 'upeti' tersebut akan dikembalikan atau diserahkan kepada panti asuhan.
"Kalau sudah mengirim sesuai dengan aturan dikirim kita harus kembalikan atau menyerahkan ke panti asuhan. Kalau sudah terlanjur dikirim dan terlanjur diterima itu diserahkan ke panti asuhan," jelasnya.
Pihak yang menyortir kiriman kepada Menteri BUMN adalah pihak inspektorat atau pengawasan di Kementerian BUMN. Dengan tindak tegas yang dilakukannya, Mustafa mengharapkan para pegawainya tidak pula menerima gratifikasi.
"Tentu saja fungsional istilahnya inspektorat, inspektorat yang mengawasi itu tapi kita harap kesadaran mereka sendiri untuk tidak melakukan gratifikasi. Sudah dicontohkan menterinya kan, gratifikasi langsung lapor," ujarnya.
Mustafa sendiri telah mengisi form penerimaan gratifikasi. Form tersebut siap diserahkan kepada KPK.
"Sudah kita sudah lapor tinggal masukan formnya itu, jadi tidak ada masalah yang penting saya harus melapor jangan sampai sesudah 30 hari belum melapor," tandasnya.
(nia/ang)
"Hohoho..belum tuh," ujarnya ketika ditanya apakah sudah mendapat gratifikasi pada lebaran tahun ini.
"Kita sudah keluarkan edaran baik di lingkup kementerian BUMN maupun di BUMN-BUMNnya sendiri tidak boleh menerima parsel dan bingkisan lebaran. Bingkisan lebaran ini kan bisa berupa sarung, tiket, tas, dan sebagainya. Kita tidak, belum mau menerima," tegas Mustafa saat ditemui di Pasar Murah Daging, Klender, Jakarta, Selasa (7/9/2010).
Mustafa menyatakan, jika gratifikasi tersebut sudah terlanjur terkirim ke pihaknya maka 'upeti' tersebut akan dikembalikan atau diserahkan kepada panti asuhan.
"Kalau sudah mengirim sesuai dengan aturan dikirim kita harus kembalikan atau menyerahkan ke panti asuhan. Kalau sudah terlanjur dikirim dan terlanjur diterima itu diserahkan ke panti asuhan," jelasnya.
Pihak yang menyortir kiriman kepada Menteri BUMN adalah pihak inspektorat atau pengawasan di Kementerian BUMN. Dengan tindak tegas yang dilakukannya, Mustafa mengharapkan para pegawainya tidak pula menerima gratifikasi.
"Tentu saja fungsional istilahnya inspektorat, inspektorat yang mengawasi itu tapi kita harap kesadaran mereka sendiri untuk tidak melakukan gratifikasi. Sudah dicontohkan menterinya kan, gratifikasi langsung lapor," ujarnya.
Mustafa sendiri telah mengisi form penerimaan gratifikasi. Form tersebut siap diserahkan kepada KPK.
"Sudah kita sudah lapor tinggal masukan formnya itu, jadi tidak ada masalah yang penting saya harus melapor jangan sampai sesudah 30 hari belum melapor," tandasnya.
(nia/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
