detikfinance

BEI Muluskan IPO 5 Perusahaan Rp 9,1 Triliun

Indro Bagus - detikfinance
Selasa, 07/09/2010 14:15 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memberikan pernyataan pra-efektif kepada 5 perusahaan untuk menggelar penawaran umum perdana saham (IPO) pada triwulan IV-2010 dengan total nilai hingga Rp 9,1 triliun. Kini kelimanya bisa melanggengkan proses IPO ke Bapepam-LK.

"Kami sudah menyampaikan pernyataan pra-efektifnya hari ini," ujar Direktur Penilaian Perusahaan Eddy Sugito di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Lima perusahaan tersebut adalah PT Agung Podomoro, PT Borneo Lumbung Energy, PT Krakatau Steel, PT Aditech Cakrawiyasa, dan PT Midi Utama. Agung Podomoro akan lepas 30% saham dengan target IPO sebesar Rp 2 triliun.

Borneo Energy akan melepas 25% saham dengan target IPO Rp 2-3 triliun. Krakatau Steel akan melepas 19,61% dengan target IPO Rp 2,6-3,3 triliun. Aditech menargetkan IPO Rp 500 miliar, sedangkan Midi Utama menargetkan Rp 200-300 miliar.

Total nilai IPO 5 perusahaan ini berkisar antara Rp 7,5 triliun hingga Rp 9,1 triliun.

Eddy mengatakan, dengan keluarnya pra-efektif 5 perusahaan tersebut, BEI hanya menyisakan satu lagi calon emiten yang masih dalam proses, yakni PT Wintermar yang akan melepas 25% saham pada November 2010.

Sejumlah rencana IPO yang sudah masuk proses bookbuilding (masa penawaran awal) antara lain PT Indofood CBP Sukses Makmur dengan target Rp 5,014-6,414 triliun dan PT Harum Energy dengan target antara Rp 3,250-4,095 triliun.

Sedangkan rencana IPO yang masih dalam proses Bapepam-LK antara lain PT Minna Padi Investama dengan target IPO Rp 150 miliar, PT Tower Bersama dengan target IPO Rp 1 triliun.

Kemudian beberapa rencana IPO yang sudah santer terdengar namun masih menunggu prosesnya antara lain PT Bumi Resources Mineral dengan target IPO Rp 2-3 triliun, PT Garuda Indonesia dengan target IPO Rp 2-3 triliun, PT Newmont Nusa Tenggara, dan PT Molindo Raya Industrial.



(dro/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.