detikfinance

Bank Mandiri Kelola US$ 8 Juta/Bulan dari Penjualan Gas Blok Madura

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Selasa, 07/09/2010 17:42 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Bank Mandiri akan mengelola dana sebesar US$ 8 juta per bulan dari transaksi penjualan gas hasil produksi blok Madura Offshore.

"Transaksi mereka rata-rata sebulannya sebesar US$ 8 juta itu akan masuk ke rekening yang kami kelola," ujar Wakil Dirut Mandiri, Riswinandi usai acara penandatanganan perjanjian agen pembayaran transaksi penjualan gas dari blok Madura Offshore di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Sebagai paying agent, lanjut dia, Mandiri bertugas untuk membantu penyaluran hasil transaksi penjualan dari gas tersebut kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan di blok tersebut. Fasilitas tersebut diharapkan akan mendorong peningkatan efisiensi transaksi bisnis Blok Madura Offshore.

"Nanti uang dimasukkan ke dalam rekening yang dibuat bank Mandiri, lalu kemudian Mandiri akan membaginya secara proporsional," jelasnya. Sementara itu, President Santos Indonesia Marjolijn Wajong menyatakan penggunaan layanan perbankan dari Bank Mandiri untuk mengelola transaksi penjualan gas Blok Madura offshore akan mampu meningkatkan efisiensi dalam mendukung transaksi bisnis Santos di Indonesia.

"Saat ini produksi dari Blok Madura offshore sendiri mencapai 117 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan semua dijual ke PGN," katanya.

Wakil Kepala BP Migas Hardiono mengatakan, kerjasama ini sangat baik untuk mendorong keterlibatan perusahaan nasional dalam meningkatkan investasi di sektor industri migas, sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi nasional.

"Penggunaan jasa perbankan nasional seperti yang dilakukan Santos dengan Bank Mandiri ini juga akan memperkuat cadangan dan neraca pembayaran perbankan nasional," kata Hardiono.

Total produksi rata-rata minyak dan gas bumi pada Agustus 2010 mencapai 2.636 juta barel setara minyak per hari. Realisasi produksi untuk minyak sebesar 965 ribu barel per hari. Sedangkan untuk gas, rata-rata produksinya mencapai 9.386 juta standar kaki kubik per hari.

Total transaksi pengadaan KKKS melalui bank umum nasional sejak April 2009 sampai Juli 2010 tercatat sebesar US$6,47 miliar. Dari jumlah tersebut, transaksi yang dikelola Bank Mandiri mencapai US$ 4,85 miliar. Sementara jumlah transaksi pada Bank Syariah Mandiri tercatat US$ 300,38 juta.

Santos (Madura Offshore) merupakan perusahaan eksplorasi dan produksi migas berbadan hukum Australia Selatan yang menjadi operator blok Madura offshore. Sementara PC Madura dan Petrogas merupakan kontraktor blok Madura. Selain di Indonesia dan Australia, Santos juga mengelola ladang migas di Papua New Guinea, Vietnam, India, Bangladesh, Kyrgyz Republic, dan Mesir.



(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?