Rebutan Bukopin, Persaingan Jamsostek-BRI Makin 'Panas'
Kamis, 23/09/2010 12:21 WIB
Jakarta - Perusahaan pelat merah PT Jamsostek (persero) siap bersaing dengan saudaranya sesama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk memperebutkan saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP).
"Kementerian BUMN telah mengatakan siapa yang lebih dulu maju, siapa yang sudah due diligence, maka perusahaan tersebut yang memiliki saham di Bank Bukopin," ujar Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam acara Annual Report Awards di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (22/9/2010) malam.
Ia mengatakan, prospek Jamsostek membeli saham Bank Bukopin adalah untuk jangka panjang dan bukan untuk diperjualbelikan. Dan pihaknya telah mengikuti segala prosedural yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN.
"Akan tetapi intinya Jamsostek tetap ingin ada sinergi yang tidak hanya melibatkan BUMN tetapi juga melibatkan koperasi, maupun perusahaan swasta," lanjutnya.
Ia juga menegaskan, jika Bukopin membutuhkan dana, Jamsostek siap membantu untuk menjadi pembeli siaga (stand by buyer) terhadap rencana penerbitan saham baru (rights issue) Bukopin tersebut.
"Kami berencana mau membeli sekitar 20-30 persen saham di Bank Bukopin dengan paket harga berdasarkan interval Rp 450-600 per sahamnya. Untuk purchase agreementnya akan ditentukan bulan depan," tambahnya.
Dan ia juga mengungkapkan, jika ada perusahaan BUMN lain yang mau menjual sahamnya maka Jamsostek siap menyerapnya. Seperti diketahui, Jamsostek berencana memiliki 30 persen kepemilikan di Bank Bukopin melalui aksi korporasi rights issue yang akan dilakukan oleh Bukopin.
Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar belum lama ini, Jamsostek telah menyiapkan dana sekitar Rp 700-900 miliar sebagai standby buyer aksi korporasi Bank Bukopin itu.
"Namun bukan semata-mata Jamsostek ingin mendirikan atau membuat bank. Namun murni untuk melakukan investasi dan juga mensinergikan kegiatan operasional dengan Bukopin," tutur Mustafa saat itu.
Jamsostek juga akan membeli saham milik Yayasan Bina Sejahtera Warga (Yabinstra) Bulog sebanyak 12,19 persen untuk mewujudkan rencana tersebut. Namun, di saat yang bersamaan, Bank BRI juga mengungkapkan keinginannya untuk menguasai saham di Bank Bukopin hingga 51 persen.
Menurut Direktur Utama BRI Sofyan Basyir bulan lalu, pihaknya memang berkomitmen bahwa setiap pembelian sebuah bank, BRI harus mengambil kepemilikan mayoritas. Namun BRI juga akan tetap memberikan kesempatan kepada Jamsostek untuk masuk.
Sebagai catatan, sebesar 42,71 persen saham di Bank Bukopin dimiliki oleh Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo). Sebanyak 6,7 persen dimiliki Koperasi Perkayuan Apkindo (Kopkapindo), Yabinstra Bulog 12,19 persen, publik 20,99 persen dan pemerintah RI 17,23 persen.
(dro/dnl)
"Kementerian BUMN telah mengatakan siapa yang lebih dulu maju, siapa yang sudah due diligence, maka perusahaan tersebut yang memiliki saham di Bank Bukopin," ujar Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam acara Annual Report Awards di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (22/9/2010) malam.
Ia mengatakan, prospek Jamsostek membeli saham Bank Bukopin adalah untuk jangka panjang dan bukan untuk diperjualbelikan. Dan pihaknya telah mengikuti segala prosedural yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN.
"Akan tetapi intinya Jamsostek tetap ingin ada sinergi yang tidak hanya melibatkan BUMN tetapi juga melibatkan koperasi, maupun perusahaan swasta," lanjutnya.
Ia juga menegaskan, jika Bukopin membutuhkan dana, Jamsostek siap membantu untuk menjadi pembeli siaga (stand by buyer) terhadap rencana penerbitan saham baru (rights issue) Bukopin tersebut.
"Kami berencana mau membeli sekitar 20-30 persen saham di Bank Bukopin dengan paket harga berdasarkan interval Rp 450-600 per sahamnya. Untuk purchase agreementnya akan ditentukan bulan depan," tambahnya.
Dan ia juga mengungkapkan, jika ada perusahaan BUMN lain yang mau menjual sahamnya maka Jamsostek siap menyerapnya. Seperti diketahui, Jamsostek berencana memiliki 30 persen kepemilikan di Bank Bukopin melalui aksi korporasi rights issue yang akan dilakukan oleh Bukopin.
Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar belum lama ini, Jamsostek telah menyiapkan dana sekitar Rp 700-900 miliar sebagai standby buyer aksi korporasi Bank Bukopin itu.
"Namun bukan semata-mata Jamsostek ingin mendirikan atau membuat bank. Namun murni untuk melakukan investasi dan juga mensinergikan kegiatan operasional dengan Bukopin," tutur Mustafa saat itu.
Jamsostek juga akan membeli saham milik Yayasan Bina Sejahtera Warga (Yabinstra) Bulog sebanyak 12,19 persen untuk mewujudkan rencana tersebut. Namun, di saat yang bersamaan, Bank BRI juga mengungkapkan keinginannya untuk menguasai saham di Bank Bukopin hingga 51 persen.
Menurut Direktur Utama BRI Sofyan Basyir bulan lalu, pihaknya memang berkomitmen bahwa setiap pembelian sebuah bank, BRI harus mengambil kepemilikan mayoritas. Namun BRI juga akan tetap memberikan kesempatan kepada Jamsostek untuk masuk.
Sebagai catatan, sebesar 42,71 persen saham di Bank Bukopin dimiliki oleh Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo). Sebanyak 6,7 persen dimiliki Koperasi Perkayuan Apkindo (Kopkapindo), Yabinstra Bulog 12,19 persen, publik 20,99 persen dan pemerintah RI 17,23 persen.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
