Konreg FAO Asia Pasifik
Mentan RI: FAO Perlu Lebih Efektif Atasi Kelaparan
Sabtu, 02/10/2010 14:08 WIB
Foto: Pool
Gyeongju - Peningkatan jumlah penduduk lapar dunia pada dasawarsa terakhir mencerminkan tindakan organisasi dunia kurang efektif dalam menanggulangi kelaparan.
Demikian salah satu poin utama yang disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Dr. Suswono dalam intervensinya pada Ministerial Meeting di Konferensi Regional FAO Asia Pasifik ke-30, di kota tua Gyeongju, Korea Selatan.
"Indonesia mengharapkan FAO dan organisasi internasional lainnya dapat secara bersinergi menciptakan kegiatan dan proyek yang lebih efektif dan efisien dengan melibatkan secara penuh negara anggota," ujar Mentan, seperti disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance, Jumat (1/10/2010).
Menurut Mentan, sinergi yang dimaksud tidak saja dalam pelaksanaan, tetapi juga dalam merencanakan dan menyusun kegiatan atau proyek.
Sebelum sidang tingkat menteri, Mentan didampingi Dubes RI untuk Korsel Nicholas T. Damme dan Staf Ahli Mentan Bidang KLN, Yusni Emilia Harahap melakukan pertemuan bilateral dengan mentan Korsel Jeong Bok Yoo, Rabu (29/9/2010).
Kedua negara sepakat memperkuat kerjasama dalam bidang pertanian melalui pembentukan kelompok kerja dalam bidang pertanian, dan berusaha secepat mungkin menyelesaikan draf MoU yang sedang disusun bersama.
Dalam pertemuan bilateral tersebut juga ikut serta Prof. Dr. Indroyono Soesilo, Ses Menko Kesra yang merupakan calon Dirjen FAO dari Indonesia untuk periode jabatan 2011-2014.
Konferensi Regional FAO Asia Pasifik Ke-30 berlangsung selama lima hari (27/9 sampai 1/10/2010) di kota Gyeongju, Korea Selatan.
Konferensi dibagi dalam 2 sesi yaitu Senior Official Meeting (SOM) dengan ketua delegasi Kepala Badan Litbang Kementan Dr. Gatot Irianto Sumardjo, dan Ministerial Meeting (MM) dengan ketua delegasi Menteri Pertanian Dr. Suswono.
Presiden Korsel Lee Myung Bak secara resmi membuka pertemuan tingkat menteri dan memberikan kata sambutannya yang menjelaskan secara singkat bagaimana Korsel keluar dari kemiskinan menjadi salah satu negara maju di dunia melalui kerja keras.
(es/es)
Demikian salah satu poin utama yang disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Dr. Suswono dalam intervensinya pada Ministerial Meeting di Konferensi Regional FAO Asia Pasifik ke-30, di kota tua Gyeongju, Korea Selatan.
"Indonesia mengharapkan FAO dan organisasi internasional lainnya dapat secara bersinergi menciptakan kegiatan dan proyek yang lebih efektif dan efisien dengan melibatkan secara penuh negara anggota," ujar Mentan, seperti disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance, Jumat (1/10/2010).
Menurut Mentan, sinergi yang dimaksud tidak saja dalam pelaksanaan, tetapi juga dalam merencanakan dan menyusun kegiatan atau proyek.
Sebelum sidang tingkat menteri, Mentan didampingi Dubes RI untuk Korsel Nicholas T. Damme dan Staf Ahli Mentan Bidang KLN, Yusni Emilia Harahap melakukan pertemuan bilateral dengan mentan Korsel Jeong Bok Yoo, Rabu (29/9/2010).
Kedua negara sepakat memperkuat kerjasama dalam bidang pertanian melalui pembentukan kelompok kerja dalam bidang pertanian, dan berusaha secepat mungkin menyelesaikan draf MoU yang sedang disusun bersama.
Dalam pertemuan bilateral tersebut juga ikut serta Prof. Dr. Indroyono Soesilo, Ses Menko Kesra yang merupakan calon Dirjen FAO dari Indonesia untuk periode jabatan 2011-2014.
Konferensi Regional FAO Asia Pasifik Ke-30 berlangsung selama lima hari (27/9 sampai 1/10/2010) di kota Gyeongju, Korea Selatan.
Konferensi dibagi dalam 2 sesi yaitu Senior Official Meeting (SOM) dengan ketua delegasi Kepala Badan Litbang Kementan Dr. Gatot Irianto Sumardjo, dan Ministerial Meeting (MM) dengan ketua delegasi Menteri Pertanian Dr. Suswono.
Presiden Korsel Lee Myung Bak secara resmi membuka pertemuan tingkat menteri dan memberikan kata sambutannya yang menjelaskan secara singkat bagaimana Korsel keluar dari kemiskinan menjadi salah satu negara maju di dunia melalui kerja keras.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
