Bank Mandiri Cetak Laba Rp 6,3 Triliun
Senin, 04/10/2010 07:37 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat laba bersih sebesar Rp 6,3 triliun hingga triwulan III-2010. Laba bersih mengalami peningkatan 36,39% dibanding raihan tahun lalu, Rp 4,619 triliun.
Demikian disampaikan Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury, di Grand Indonesia, Jakarta Minggu (3/10/2010) malam.
Pada akhir Juni, laba perseroan telah tumbuh 37,8% menjadi Rp 4 triliun dibanding periode yang sama tahun 2009, Rp 2,9 trilliun. Dan pada akhir Agustus 2010, Bank Mandiri telah membukukan laba bersih Rp 5,9 triliun.
"Agustus laba kita Rp 5,9 triliun, Akhir September ini Rp 6,3 triliun," paparnya.
Pahala menambahkan, kredit perseroan juga terjadi peningkatan kredit 21% hingga triwulan III-2010 menjadi Rp 230 triliun, dari periode yang sama tahun lalu, Rp 190 triliun. Sektor konsumer dan komersial menjadi lini penyokong tumbuhnya kredit perseroan hingga akhir September 2010 ini.
"Kita tumbuh sekitar 21% menjadi Rp 230 triliun," ungkapnya.
Ia menambahkan, raihan kredit ini semakin melampau catatan pada akhir tahun 2009 yang sebesesar Rp 164,535 triliun. Selain lini konsumer dan komersial, small business pun mengkontribusikan kredit ke perseroan.
Pada semester I-2010 BMRI telah meraih kredit Rp 195,339 triliun, juga mengalami kenaikan 18,72% dibandingkan posisi yang sama tahun lalu.
(wep/qom)
Demikian disampaikan Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury, di Grand Indonesia, Jakarta Minggu (3/10/2010) malam.
Pada akhir Juni, laba perseroan telah tumbuh 37,8% menjadi Rp 4 triliun dibanding periode yang sama tahun 2009, Rp 2,9 trilliun. Dan pada akhir Agustus 2010, Bank Mandiri telah membukukan laba bersih Rp 5,9 triliun.
"Agustus laba kita Rp 5,9 triliun, Akhir September ini Rp 6,3 triliun," paparnya.
Pahala menambahkan, kredit perseroan juga terjadi peningkatan kredit 21% hingga triwulan III-2010 menjadi Rp 230 triliun, dari periode yang sama tahun lalu, Rp 190 triliun. Sektor konsumer dan komersial menjadi lini penyokong tumbuhnya kredit perseroan hingga akhir September 2010 ini.
"Kita tumbuh sekitar 21% menjadi Rp 230 triliun," ungkapnya.
Ia menambahkan, raihan kredit ini semakin melampau catatan pada akhir tahun 2009 yang sebesesar Rp 164,535 triliun. Selain lini konsumer dan komersial, small business pun mengkontribusikan kredit ke perseroan.
Pada semester I-2010 BMRI telah meraih kredit Rp 195,339 triliun, juga mengalami kenaikan 18,72% dibandingkan posisi yang sama tahun lalu.
(wep/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
