detikfinance

BI Rate 6,5% Bakal Bertahan Hingga Akhir Tahun

Nurul Qomariyah - detikfinance
Senin, 04/10/2010 11:01 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuannya, BI Rate di kisaran 6,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa, 5 Oktober besok. BI Rate 6,5% itu juga diprediksi akan bertahan hingga akhir tahun seiring inflasi yang semakin jinak.

"Kami pikir data inflasi terakhir hanya memperkuat keputusan BI untuk mempertahankan suku bunganya hingga akhir tahun, seperti yang sudah disinyalkannya dalam pernyataan ke publik," ujar Johanna Chua, ahli keuangan dan ekonomi Citi dalam publikasinya, Senin (4/10/2010).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi September sebesar 0,44%. Sehingga inflasi tahun kalender Januari-September 2010 mencapai 5,28%, sementara inflasi year on year 5,8%.

Industri sandang dan pakaian menyumbang inflasi terbesar, sebanyak 1,08%. Setelah itu diikuti oleh makanan 0,44%, minuman dan rokok 0,52%, perumahan air dan listrik 0,25%, kesehatan 0,23%, pendidikan 0,26%, serta transportasi dan komunikasi 0,57%.

Johanna mengatakan, angka inflasi September itu masih di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi bulanan sebesar 0,58% dan year on year 5,94%.

"Inflasi September di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,94% (yoy) dan 0,58%) (mom) dan sekarang di dalam target BI 4-6%," jelasnya.

Ia menambahkan, BPS juga memperkirakan tekanan inflasi akan mereda pada kuartal IV-2010 sehingga BI semakin memiliki alasan untuk mempertahankan BI Rate di kisaran 6,5%.

BI sudah menetapkan BI Rate 6,5% sejak 5 Agustus 2009. Keputusan itu diambil seiring inflasi yang semakin melandai.

(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?