detikfinance

Konsumsi Beras Indonesia Terbesar di Dunia

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 13/10/2010 12:36 WIB
Jakarta -Pemerintah tahun ini mencanangkan program 'Sehari Tanpa Nasi' atau 'One Day No Rice' untuk mengurangi konsumsi beras masyarakat. Saat ini konsumsi beras per kapita Indonesia mencapai 139 kg per tahun, atau terbesar di dunia.

Demikian dikatakan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi ketika ditemui di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (13/10/2010).

"Konsumsi per kapita kita 139 kg per tahun. Saya ambil gampangnya kira-kira setengah kilogram per hari per kapita. Secara nasional 100 ribu ton per hari, itu banyak dan besar sekali. Konsumsi beras beras Indonesia terbesar di dunia. Jepang saja 70 kg per tahun per kapita, China 90-100 kg per kapita," tuturnya.

Bayu mengatakan, program 'Sehari Tanpa Nasi' ini sangat bagus, apalagi sedang menjadi topik hangat. "Kalau orang Islam gampang puasa saja Senin-Kamis, tapi buka puasa jangan pakai nasi," imbuhnya.

Menurutnya, dengan puasa makan nasi dalam sehari selama sebulan, maka konsumsi beras yang bisa dihemat adalah sebanyak 1,2 juta ton. Dan dikatakan Bayu, saat ini pemerintah menargetkan produksi beras 36 juta ton tahun ini.

"Kita tidak kekurangan beras, hanya kelebihan konsumsi," ujarnya.

Seperti diketahui pemerintah tengah mengkampanyekan mengurangi konsumsi nasi masyarakat dengan kampanye 'Satu Hari Tanpa Nasi' atau 'One Day No Rice'. Di berbagai daerah gerakan 'One Day No Rice' sudah bergulir selama setahun ini seperti di NTT, NTB, Sulut, Maluku Utara, Sumatera.

Kepala Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Mulyono Machmur mengatakan gerakan mengurangi makan nasi merupakan bagian upaya pemerintah mensukseskan diversifikasi pangan nasional. Hal ini agar ketergantungan pangan pada nasi/beras tidak terlalu tinggi sehingga stabilitas pangan bisa tetap terjaga.

Mulyono  menuturkan pada era tahun 1950-60-an ketergantungan pangan masyarakat Indonesia pada nasi atau beras masih sebesar 53%, namun kini ketergantungan itu semakin tinggi hingga 92-95%.

"Kita inginnya kampanye ini akan berskala nasional, sekarang masih di level bawah dahulu dimulai dari pemda-pemda," kata Mulyono kemarin.
(dnl/qom)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Kamis, 27/11/2014 08:55 WIB
    Wawancara Khusus Menteri PU Pera
    Cerita Menteri Basuki Blusukan Bareng Jokowi ke Tanah Sumatera
    Presiden Joko Widodo baru saja menyelesaikan kunjungan lapangan atau yang biasa dikenal sebagai blusukan selama 2 hari di tanah Sumatera. Jokowi meninjau pelabuhan, pembangkit listrik, sampai sawah.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut