BI: Tingkat Inflasi 2010 Masih Aman
Senin, 18/10/2010 13:11 WIB
Hartadi Sarwono (dok detikfinance)
Solo - Bank Indonesia (BI) optimistis target inflasi maksimal yang dipatok untuk tahun ini akan tetap tercapai. BI mematok angka inflasi sebesar 5,3% pada tahun 2010.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur BI, Hartadi A Sarwono, kepada wartawan seusai menghadiri serah terima jabatan pemimpin BI dari Dewi Setyowati kepada Doni P Joewono, di Solo, Senin (18/10/2010).
Hartadi mengatakan target angka inflasi di bawah 6 persen akan terpenuhi selama pasokan bahan kebutuhan pokok terjaga dengan baik hingga akhir tahun. Suplai kebutuhan pokok kurang dipastikan akan berdampak pada kenaikan harga dan akan memengaruhi angka inflasi.
Ia memaparkan, beberapa bulan lalu harga kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan signifikan yang cukup berpengaruh terhadap inflasi pada bulan itu. Namun kenaikan itu tidak sampai memengaruhi tingkat inflasi inti, karena pasokan bahan kebutuhan pokok saat itu masih berjalan lancar.
"Apalagi harga beberapa komoditas utama terutama kelompok makanan saat ini sudah turun. Kami terus memantau seberapa besar tingkat penurunan tersebut. Sejauh ini, inflasi inti yang menyangkut supply and demand secara menyeluruh masih rendah,” papar Hartadi.
Karena kondisi tersebut, lanjutnya, BI merasa belum saatnya mengambil kebijakan suku bunga untuk menekannya. BI hanya menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM) dari 3% menjadi 5%. Tujuannya adalah untuk mengambil kelebihan likuiditas yakni dana yang tidak bisa disalurkan untuk sektor pembiayaan karena berpotensi memicu munculnya aksi spekulasi.
Sedangkan dalam sambutan resminya, Hartadi berharap pejabat BI di daerah semakin mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai lembaga kajian bidang ekonomi di daerah. Hartadi berharap peran TPID semakin diperluas karena bermanfaat untuk memetakan potensi terjadinya inflasi yang besar pengaruhnya bagi perekonomian daerah dan nasional.
(mbr/qom)
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur BI, Hartadi A Sarwono, kepada wartawan seusai menghadiri serah terima jabatan pemimpin BI dari Dewi Setyowati kepada Doni P Joewono, di Solo, Senin (18/10/2010).
Hartadi mengatakan target angka inflasi di bawah 6 persen akan terpenuhi selama pasokan bahan kebutuhan pokok terjaga dengan baik hingga akhir tahun. Suplai kebutuhan pokok kurang dipastikan akan berdampak pada kenaikan harga dan akan memengaruhi angka inflasi.
Ia memaparkan, beberapa bulan lalu harga kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan signifikan yang cukup berpengaruh terhadap inflasi pada bulan itu. Namun kenaikan itu tidak sampai memengaruhi tingkat inflasi inti, karena pasokan bahan kebutuhan pokok saat itu masih berjalan lancar.
"Apalagi harga beberapa komoditas utama terutama kelompok makanan saat ini sudah turun. Kami terus memantau seberapa besar tingkat penurunan tersebut. Sejauh ini, inflasi inti yang menyangkut supply and demand secara menyeluruh masih rendah,” papar Hartadi.
Karena kondisi tersebut, lanjutnya, BI merasa belum saatnya mengambil kebijakan suku bunga untuk menekannya. BI hanya menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM) dari 3% menjadi 5%. Tujuannya adalah untuk mengambil kelebihan likuiditas yakni dana yang tidak bisa disalurkan untuk sektor pembiayaan karena berpotensi memicu munculnya aksi spekulasi.
Sedangkan dalam sambutan resminya, Hartadi berharap pejabat BI di daerah semakin mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai lembaga kajian bidang ekonomi di daerah. Hartadi berharap peran TPID semakin diperluas karena bermanfaat untuk memetakan potensi terjadinya inflasi yang besar pengaruhnya bagi perekonomian daerah dan nasional.
(mbr/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
