Dalam Sepekan Dana Nasabah Bank Naik Rp 3,46 Triliun
Selasa, 19/10/2010 18:10 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 3,46 triliun dalam jangka waktu sepekan menjadi Rp 2.132,83 triliun. Selama Januari 2010 hingga pekan kedua Oktober 2010 DPK perbankan tercatat naik 8,24% atau Rp 162,38 triliun dan secara tahunan (year on year) tercatat tumbuh sebesar 16,94% atau sebesar Rp 308,99 triliun.
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Selasa (19/10/2010).
"Selama sepekan atau periode 11-15 Oktober 2010 Dana Pihak Ketiga (DPK) naik Rp 3,46 triliun hingga menjadi Rp 2.132,83 yang antara lain disebabkan masih berlanjutnya inflow uang kartal ke sistem perbankan. Kenaikan DPK tersebut berasal dari DPK rupiah yang naik Rp 6,44 triliun, sedangkan DPK valas turun Rp 2,98 triliun," jelas Difi.
Kenaikan DPK rupiah industri perbankan yang cukup tinggi, sambung Difi bersumber dari naiknya DPK rupiah pada 3 kelompok bank yakni swasta, persero, dan campuran.
"Tertinggi pada kelompok bank persero sebesar Rp 6,8 triliun. Sedangkan DPK rupiah kelompok bank kantor cabang bank asing (KCBA) dan BPD mengalami penurunan masing-masing Rp 6,67 triliun dan Rp 1,79 triliun," paparnya.
Untuk DPK valas (non rupiah) tercatat naik pada KCBA dan bank campuran. Difi mengatakan kenaikan tertinggi pada kelompok bank campuran Rp 540 miliar. Sedangkan 3 kelompok bank yang lain swasta, persero, dan BPD mengalami penurunan.
"Jika dilihat per komponen, tabungan, dan deposito mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 40 miliar dan Rp 8,68 triliun. Sedangkan giro turun Rp 5,26 triliun. Sementara itu, pangsa DPK valas terhadap total DPK perbankan sedikit lebih besar dari pangsa kredit valas yakni tercatat sebesar 16,26%, sedangkan pangsa DPK rupiah sebesar 83,74%," ungkapnya.
Kenaikan DPK yang lebih tinggi, menurut Difi menyebabkan LDR perbankan sedikit turun dari 77,03% menjadi 76,95%.
(dru/dnl)
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Selasa (19/10/2010).
"Selama sepekan atau periode 11-15 Oktober 2010 Dana Pihak Ketiga (DPK) naik Rp 3,46 triliun hingga menjadi Rp 2.132,83 yang antara lain disebabkan masih berlanjutnya inflow uang kartal ke sistem perbankan. Kenaikan DPK tersebut berasal dari DPK rupiah yang naik Rp 6,44 triliun, sedangkan DPK valas turun Rp 2,98 triliun," jelas Difi.
Kenaikan DPK rupiah industri perbankan yang cukup tinggi, sambung Difi bersumber dari naiknya DPK rupiah pada 3 kelompok bank yakni swasta, persero, dan campuran.
"Tertinggi pada kelompok bank persero sebesar Rp 6,8 triliun. Sedangkan DPK rupiah kelompok bank kantor cabang bank asing (KCBA) dan BPD mengalami penurunan masing-masing Rp 6,67 triliun dan Rp 1,79 triliun," paparnya.
Untuk DPK valas (non rupiah) tercatat naik pada KCBA dan bank campuran. Difi mengatakan kenaikan tertinggi pada kelompok bank campuran Rp 540 miliar. Sedangkan 3 kelompok bank yang lain swasta, persero, dan BPD mengalami penurunan.
"Jika dilihat per komponen, tabungan, dan deposito mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 40 miliar dan Rp 8,68 triliun. Sedangkan giro turun Rp 5,26 triliun. Sementara itu, pangsa DPK valas terhadap total DPK perbankan sedikit lebih besar dari pangsa kredit valas yakni tercatat sebesar 16,26%, sedangkan pangsa DPK rupiah sebesar 83,74%," ungkapnya.
Kenaikan DPK yang lebih tinggi, menurut Difi menyebabkan LDR perbankan sedikit turun dari 77,03% menjadi 76,95%.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
